Connect with us

SKI News

Penjual dan Pembuat Serbuk Petasan, Warga Magetan Ditangkap Polisi

Published

on

Petugas saat mengamankan barang bukti di Polsek Sampung Ponorogo

Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Dua orang penjual dan pembuat serbuk petasan asal kabupaten Magetan, Jawa Timur ditangkap polisi. Kedua pelaku berinisal Y (23) warga Desa Sugihrejo, Kecamatan Kawedanan dan Inisial G (80) warga Desa Lembeyan Kolun Kecamatan Lembeyan kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kapolsek Sampung IPTU Marsono mengatakan penangkapan kedua pelaku penjual dan pembuat serbuk petasan tersebut berawal bulan Mei tahun 2020 mendapat informasi bahwa di wilayah kecamatan Sampung Ponorogo banyak terdapat pemuda melakukan kegiatan membuat petasan.

 “Dari hasil informasi tersebut, unit Reskrim Polsek Sampung langsung melakukan penyelidikan hingga Minggu, (17/05/2020) sekitar pukul 18:30 WIB  akhirnya petugas berhasil  mengamankan penjual serbuk petasan dengan inisial Y,”ujar Marsono, Senin, (18/05/2020).

Tak hanya sampai disitu saja, dari hasil pengembangan, polisi juga berhasil mengamankan pembuat serbuk petasan dengan inisial G di wilayah kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan.

Saat penangkapan dari kedua tangan tersangka petugas Reskrim Polsek Sampung berhasil mengamankan  10 plastik berisi serbuk petasan @ 0,5 Kg, satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih tanpa nopol (baru), 1 buah handphone merk OPPO type A5 warna hitam dengan nomor sim card, ½ sak berisikan bubuk belerang 19 kg 7 Ons, 1 buah timbangan digital, 2 buah sendok, 2 buah corong yang terbuat dari potongan botol air mineral ukuran ½ liter, 54 bendel sumbu petasan, 1 buah piring dari plastic, 1 mangkok dari plastic, 1 lembar sak kosong bekas tempat serbuk potassium, 1 bendel plastic ukuran ½ kg dan uang Rp 1.100.000.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak.

“Petasan tersebut sangat berbahaya jika untuk dimainkan masyarakat. Apalagi jika diketahui menyimpan peledak atau serbuk petasan termasuk perbuatan melanggar hukum dan membahayakan,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.