SKI News
Netizen & Republik Damai Desak Polres Magetan: Pelaku Penganiayaan Anak SMP Harus Segera Diproses!

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Video ini bikin publik mendidih. Seorang bocah kelas 1 SMP di Lembeyan, Magetan, terekam dengan tangan terikat, wajah pucat ketakutan, dan tubuhnya diperlakukan seperti samsak hidup.
Kejadian Kamis (27/11/2025) itu berawal dari dugaan pencurian pelek truk di sebuah bengkel. Tapi alih-alih diserahkan ke polisi, pemilik bengkel malah mengambil jalur “pengadilan rimba”mengikat, memukul, bahkan diduga menendang anak tersebut.
Dalam video terdengar seseorang berseloroh “apes tidak ada di kalender”komentar dianggap netizen sangat nyelekit dan tak berperikemanusiaan.
Aksi main hakim sendiri itu pun viral, memantik amarah publik. Kolom komentar penuh suara lantang:
@user401302021: “Astaghfirullah… mencuri itu salah, tapi itu bocah, Pak. Mohon jangan main hakim sendiri. Pada ketawa pula, jadi tontonan. Ya Allah.”
@Warti Rahayu: “Istigfar, Pak… Emangnya harta bisa dibawa mati? Itu masih anak-anak.”
@Ria Riana222: “Tolonglah, jangan main hakim sendiri.”
@BeniArdiChannel: “Harap diproses juga yang menghajar. Ini negara hukum.”
@tentara_langit391: “Bapak ini kok ngehajar anak kecil kayak musuh bebuyutan? Nyebut, Pak… usia pan sampun sepuh.”
Dari Peneliti Republik Damai, Norman ikut bersuara. Ia mengingatkan publik agar tidak keliru menempatkan masalah.
Menurut Norman, dugaan pencurian oleh anak SMP tak bisa diperlakukan seperti kriminal kelas kakap.
“Ini kenakalan remaja, bukan kejahatan profesional. Orang dewasa tugasnya membina, bukan mengeksekusi sesuka hati,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, karena korban masih di bawah umur, kasus dugaan pencurian itu semestinya masuk ranah pembinaan sekolah dan lembaga terkait.
Sebaliknya, pelaku pemukulan justru wajib diproses Unit PPA Polres Magetan karena masuk dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak.
Masyarakat kini mendesak polisi segera bertindak, tanpa drama, tanpa alasan klise.
Negeri ini punya hukum, bukan arena bebas untuk menggebuk anak orang demi melampiaskan amarah.
Publik menunggu: Polres Magetan, saatnya bergerak bukan sekadar melihat video viral lewat layar.
Sesuai informasi dari Polsek Lembeyan pelaku masih diamankan di Polres Magetan sejak kemarin Selasa,(2/12/205).
Jurnalis: Tim redaksi.
