SKI News
Kapolres Turun ke Peron Stasiun Magetan, Penumpang Naik, Kewaspadaan Jangan Ikut Tertidur

Bukan sekadar patroli di peron, Kapolres Magetan turun sampai ruang pengontrol jalur. Alur sinyal dicek, perjalanan kereta dipastikan aman, penumpang pun tenang.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Libur Natal dan Tahun Baru selalu punya pola sama: koper membesar, antrean memanjang, dan penumpang melonjak tajam.
Di tengah hiruk-pikuk itu, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memilih tak sekadar duduk manis di balik meja.
Ia turun langsung ke Stasiun Magetan, Minggu (28/12/2025), memastikan Operasi Nataru 2025 tak cuma ramai di laporan, tapi terasa di lapangan.
Dengan gaya patroli dialogis bukan sekadar datang, foto, lalu pulang Kapolres Magetan menyusuri area stasiun, menyapa penumpang, berdiskusi dengan Kepala Stasiun hingga Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA).
Topiknya jelas: lonjakan arus penumpang yang tak bisa lagi dianggap angin lalu.
Faktanya, arus penumpang selama libur Nataru 2025 meningkat signifikan dibanding hari biasa.
Situasi ini, menurut Kapolres, tak boleh hanya ditonton sambil berharap semua berjalan baik-baik saja.
“Ada kenaikan jumlah penumpang, baik datang maupun berangkat. Ini perlu pengamanan maksimal, supaya rasa aman masyarakat tidak hanya slogan,” tegas AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Pernyataan itu sekaligus menjadi alarm halus: stasiun bukan sekadar tempat naik-turun kereta, tapi juga ruang publik yang rawan lengah barang tertinggal, copet berkeliaran, hingga penumpang yang terlalu sibuk dengan ponselnya sendiri.
Tak hanya berbincang dengan petugas, Kapolres juga menyapa penumpang satu per satu. Imbauan kamtibmas pun disampaikan langsung, mulai dari menjaga barang bawaan hingga patuh aturan stasiun.
Pesannya sederhana, tapi sering diabaikan: liburan boleh santai, kewaspadaan jangan ikut libur.
Polres Magetan, lanjut Kapolres, telah meningkatkan patroli selama Operasi Lilin Semeru 2025.
Masyarakat juga diingatkan agar tak sungkan menghubungi Call Center Polri 110 atau mendatangi Pos Pengamanan jika membutuhkan bantuan.
Karena keamanan, katanya, bukan urusan polisi saja tapi tanggung jawab bersama.
Sementara itu, Kepala Stasiun Magetan, Diaz, mengakui lonjakan penumpang memang tak terelakkan di momen Nataru.
Ia mengapresiasi kehadiran jajaran Polres Magetan yang dinilai membantu menjaga ritme pelayanan tetap stabil di tengah kepadatan.
“Koordinasi dengan kepolisian sangat membantu. Penumpang ramai, tapi keamanan dan kenyamanan harus tetap nomor satu,” ujar Diaz.
Patroli dialogis ini diharapkan bukan sekadar agenda musiman yang muncul setahun sekali. Sebab penumpang boleh naik turun setiap hari, tapi rasa aman seharusnya selalu menetap tak ikut pulang bersama libur Nataru.
Jurnalis:Tim Redaksi.
