Haliq Pilih Nomor Dua Karena Kandidat Muda dan Siap untuk 2 Periode

PENDUKUNG:Haliq (tengah) saat ngopi bareng bersama temannya yang mendukung paslon nomor dua calon bupati dan wabup Magetan

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Berbagai alasan yang katakan pendukung calon bupati dan wakil bupati Magetan. Seperti yg dikatakan Mas Haliq sapaan dari Mohammad Firman Khaliq warga desa Garon, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur alasan memilih dan mendukung pasangan calon nomor dua tak lain adalah karena Gus Amik-Jos adalah pasangan muda dan siap menuju dua periode.

Dikatakan selain itu, program Paslon  nomor dua jelas, salah satunya program dibidang kepemudaan. Dengan program kepemudaan diharapkan Magetan lebih baik ketimbang sekarang.”selama ini Magetan peran pemuda masih pasif, adapun itu cuman segelintir orang saja,” kata Mas Haliq yang mempunyai hobi Motor Cross ini.

Miratul Mukminin (Gus Amik) dan Joko Suyono (JKS) diyakini mampu membuat Magetan lebih apik.”Kalau bicara soal mas Amik tidak diragukan lagi dengan pengalaman dalam memimpin permintahan, beliau pernah menjabat wakil bupati Magetan, dan masih banyak lagi pengalaman yang pernah beliau jabat,”kata mas Haliq.

Pria yang mempunyai 4 putri ini juga mengaku pondasi Mas Gus Amik juga kuat, selain pengalaman dibidang politik dia juga merupakan tokoh agama.”Jelas untuk segi kepemimnan dia tidak diragukan lagi,”paparnya.

“Sedangkan mas Joko Suyono selain mempunyai hobi sama dengan saya, dia juga mempunyai motivasi yang sangat kuat khususunya dibidang kepmudaan,”kata mas Haliq lagi kepada suara kumandang.

Dengan usia pasangan calon yang relative muda, mas Haliq yang lahir 47 tahun lalu menyatakan bahwa pasangan calon bupati dan wakil bupati yang di pilih siap memimpin Magetan dua periode.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Tugus Sukardjo Djojo Saroso berkata:

    Kalau memang dikersano dadi pemimpin dan wakil, kewajibannya memenuhi program yg dijanjikan, memperbaharui / menyelesaikan program yg telah digariskan sebelumnya. Melaksanakan tugas dg rasa tanggung jawab hakiki (bahwa yg dipimpin adalah bagian saudara-saudara kita). Dan selalu mengingat pituah/nasehat dari orangtua (pinesepuh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.