Connect with us

SKI News

Dishub Magetan Pastikan Armada Mudik Santri Temboro Laik Jalan, 4.000 Santri Berangkat Bertahap

Published

on

Petugas Dinas Perhubungan Magetan melakukan ramp check pada armada bus pengangkut santri di Temboro, Sabtu (28/2/2026). Pemeriksaan meliputi rem, ban, lampu hingga kelengkapan administrasi guna memastikan kendaraan laik jalan sebelum diberangkatkan. Foto: Dishub Magetan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026, ribuan santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro mulai bersiap pulang ke kampung halaman.

Demi memastikan perjalanan aman dan nyaman, jajaran Polres Magetan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan menggelar ramp check dan pemeriksaan kesehatan sopir, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini melibatkan Satlantas Polres Magetan, Dishub Magetan, serta Polsek Karas.

 Total sekitar 4.000 santri diberangkatkan secara bertahap menggunakan kurang lebih 80 armada bus menuju berbagai daerah di Indonesia.

Satu per satu bus diperiksa secara menyeluruh. Mulai dari sistem pengereman, lampu, kondisi ban, kelengkapan administrasi kendaraan, hingga perlengkapan keselamatan di dalam bus.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Magetan, Sucipto, menegaskan bahwa kelayakan kendaraan menjadi prioritas utama.

“Kita lakukan pengecekan mulai dari rem, ban, hingga sistem pendukung lainnya di masing-masing bus. Semua harus benar-benar siap sebelum berangkat,” ujarnya jurnalis kepada Suarakumandang.com.

Senada dengan itu, Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Ade Andini, menekankan bahwa ramp check adalah langkah preventif, bukan sekadar rutinitas tahunan.

“Kami ingin memastikan seluruh armada dalam kondisi laik jalan dan pengemudi dalam keadaan sehat. Keselamatan penumpang adalah yang utama,” tegasnya.

Tak hanya kendaraan, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian. Tim Dokkes Polres Magetan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kondisi fisik umum, sekaligus memastikan sopir tidak dalam kondisi sakit maupun terpengaruh obat-obatan terlarang.

Kapolsek Karas turut memberikan arahan langsung kepada para pengemudi agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta tidak memaksakan diri saat lelah.

“Kalau capek, istirahat. Jangan nekat. Keselamatan penumpang adalah tanggung jawab bersama,” pesan petugas dalam pengarahan.

Program mudik bersama ini merupakan agenda rutin tahunan pesantren saat libur Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan pengamanan dan pengawalan dari kepolisian, diharapkan perjalanan para santri berjalan lancar hingga tiba di tujuan masing-masing.

Salah satu santri mengaku merasa lebih nyaman dengan adanya pemeriksaan kendaraan dan sopir sebelum keberangkatan.

“Kami jadi lebih tenang. Semoga semua armada selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Dengan kolaborasi lintas instansi ini, mudik santri tahun ini diharapkan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala berarti.

Jurnalis: Tim Redaksi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *