Dinkes Magetan Gelar Pemilihan DKR 2018

Salah satu peserta saat melakukan test yang diadakan di gedung kropri Magetan

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Upaya pemerintah kabupaten Magetan, Jawa Timur  untuk menumbuhkan  generasi muda dengan berprilaku yang lebih baik dalam bidang kesehatan mengadakan pemilihan Duta Kesehatan Remaja (DKR) tahun 2018. Acara ini diadakan di gedung Korpri , Kamis,(13/12/2018) lalu.

Furiana Kartini Plt Dinas Kesehatan (Dinkes)  Kabupaten Magetan mengatakan pemilihan DKR ini mengambil tema ‘Duta Kesehatan Remaja, Membentuk Figur Generasi Jaman Now yang Berwawasan dan Berperilaku Sehat’.”Peserta yang ikut berjumlah 71 siswa-siswi yang terdiri dari SMA/SMK/MA se-kabupaten Magetan,”ujar Furiana kepada suara kumandang.

Furiana menjelaskan, dari 71 peserta nanti akan melalui berbagai tahapan test pribadi dan test kelompok. Tes pribadi seperti  tes tulis, test building learning commitment, tes penyuluhan kesehatan, tes talent, tes wawancara, tes tugas pembuatan karya pemanfaatan limbah. Sedangkan test berkelompok seperti test pembuatan video edukasi kesehatan.

“Setelah melalui berbagai test keseluruhan  peserta akan dipilih 20 besar peserta dalam penjaringan test  penyuluhan kesehatan hingga pada tahap akhir yakni pemilihan  pemenang pada hari ketiga,”kata Futriana lagi.

Menurutnya,  masalah remaja sangat penting diperhatikan karena terkait dengan masa depanya.”Masalah yang dihadapi oleh remaja terkait ketidakseimbangan gizi, prilaku beresiko seperti merokok, minuman keras, seks diluar nikah Infeksi menular seksual sampai hamil diluar nikah,”paparnya.

“selain itu masalah yang dihadapi yang terpenting adalah  meningkatnya jumlah remaja dengan HIV AIDS, Infeksi Menular Seksual (IMS), Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) dan penyalahgunaan NAPZA,”terang Furiana.

“Saat ini remaja sering terjebak dalam kehidupan yang dapat membawa mereka dalam suatu keadaan yang berbahaya dalam bidang kesehatan reproduksi. Semakin banyak jumlah remaja yang terlibat dalam aktifitas seksual.Dimana bisa mengakibatkan kehamilan berresiko tinggi yang dikhawatirkan akan menyebabkan kematian ibu maupun bayi,”jelasnya.

Sementara itu,  kegiatan Duta Kesehatan Remaja bertujuan untuk meningkatkan peran remaja terhadap kesehatan. Serta memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang peran kader kesehatan sekaligus masalah-masalah kesehatan pada remaja, pungkasnya.Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.