SKI News
Maulid Nabi, Karang Taruna Dusun Krajan Pomahan Gelar Pengajian

Pengajian Maulid Nabi digelar di Masjid Al Mujahidin. dusun Krajan, Desa Pomahan Pulung.Senin,(19/11/2018).
Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Karangtaruna “Taruna Melati” Dusun Krajan, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menggelar pengajian dalam Peringatan Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi Muhhamad SAW 1440/ 2018 di halaman Masjid Al Mujahidin.
Acara yang sangat sederhana ini “Taruna Melati “ mendatangkan narasumber Ustadz Sarlan dari Jenangan Ponorogo. Pengajian mengambil tema “Cinta Kepada Alloh SWT dan Nabi Muhammad SAW”.
Ustadz Sarlan mengatakan peringatan Maulid Nabi dapat dijadikan momentum untuk mengingat kembali kisah perjuangan Rasulullah. “Dari kisah-kisah itu, setiap orang diharapkan dapat meneladani kepribadian Nabi,”ujar Sarlan.
Perayaan hari Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada 12 rabiul awwal 1440 Hijriah atau Selasa (20/11/2018) merupakan hari lahirnya baginda rasulollah Muhammad SAW. “Maulid sama halnya dengan milad yang artinya hari lahir. Jadi, maulud nabi bisa diartikan sebagai hari lahir baginda rasulullah Muhammad SAW,”kata Sarlan.
“Bulan ini bulan istimewa karena bisa dijadikan momentum mengingat kembali sejarah Nabi, dan ini sangat penting saya sampaikan melalui pendidikan Islam dijaman melenial ini orang tua harus mengajarkan kepada anak-anaknya maupun saudaranya yang pertama yakni “Mahabbah Alloh” kita mencintai kepada Allah,”katanya.
“Seperti juga kita mencintai Nabi Muhammad SAW , sebagai umat Islam sangat disayangkan jika tidak tahu hari lahirnya Nabi Muhammad SAW,”ujar Sarlan dalam pengajiannya Senin,(19/11/2018).
Bukti sebagai umat Islam mencintai Nabi Muhammad SAW yaitu salah satunya menjalankan sholat lima waktu tepat waktu .“Yang harus dilakukan umat muslimin yakni meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia nan agung. Nabi kita orangnya mempunyai sifat penuh kasih sayang, jujur,ramah bahkan sabar,”ucapnya.
Sarlan berharap orang tua yang hadir dapat mencontohkan sikap terpuji nabi Muhammad SAW kepada anak-anaknya.” Sikap terpuji nabi Muhammad SAW sangat banyak diantara baginda memiliki sifat jujur, Amanah, Tabligh, dan Fathonah,”kata Sarlan dalam pengajian.
Masih kata Sarlan, setelah Rasulullah wafat, beliau meninggalkan Al-Quran dan As-Sunnah untuk kita pelajari dan amalkan. Tujuannya jelas, supaya kita dapat menjadi manusia yang bertakwa, bisa mengimani beliau serta menyembah Allah dengan benar. “Target hidup kita adalah untuk dicintai dan menjadi dekat dengan Allah SWT. Untuk mencapai derajat ini kita dianjurkan untuk mengikuti sunnah Rasul,”terangnya.
Sarlan mencontohkan sikap yang baik salah satunya jika masuk rumah diwajibkan memberi salam.”Kita umat Islam hukumnya wajib jika kita bertamu atau bermain kerumah saudara maupun teman terlebih dahulu mengucapkan salam, meskipun dirumah tersebut ada orang maupun tidak ada orangnya,”kata Sarlan lagi.
“Masih banyak yang kita contoh dari sikap Nabi Muhammad SAW, diantaranya sebelum makan, berangkat kerja dan masih banyak lainnya diwajibkan melakukan doa. Itu sudah merupakan salah satu bentuk mencintai Nabi Muhammad SAW jika itu kita lakukan,”terangnya.
Sementara itu, pengajian dalam rangka memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri seluruh warga dusun Krajan, Desa Pomahan.”Karang taruna “Taruna melati” berharap dalam acara pengajian dalam rangka mempringati Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW atau Maulid Nabi Muhhamad SAW ini dapat meningkatkan imam dan Takwa kepada Alloh SWT,”kata Yudi Ketua Karang taruna “Taruna melati”,”pungkasnya. Cahyo.
