SKI News
Viral Oknum ASN Dikpora Magetan Mesra di Mobil, Netizen Kompak Nyinyir: “Salah Paham dari Mana?”

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Embung Ringin Agung kembali jadi panggung drama mendadak.
Seorang oknum Aparatur Negara (ASN) Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dikpora ) Kabupaten Magetan kepergok berduaan mesra di dalam mobil Senin (10/11/2025) lalu videonya terlanjur bocor ke media sosial, langsung meledak dan membuat warga bertanya-tanya: ASN ini dinas pendidikan atau dinas percintaan?
Dalam rekaman, oknum ASN perempuan tampak panik, menangis, dan memohon agar tidak direkam. Ironisnya, justru adegan itulah memancing reaksi publik bukan menimbulkan empati, tetapi gelengan kepala berjamaah.
Kolom Komentar Memanas, Netizen Buka Lapak Satire
Netizen pun langsung membuka lapak nyinyir isinya lebih pedas dari sambal warung pojokan.
Akun @Destroyed Sontoloyo menohok keras dalih “salah paham” yang sempat muncul. Ia menulis:
“Salah paham dari mana…??? Sudah bertahun-tahun hubungan gelap… kok salah paham?”
Komentar tajam dan nyelekit ini langsung menjadi favorit.
Tak mau kalah, akun @jesica ikut menyenggol ekspresi sang perempuan panik dalam video.
Ia menuliskan:
“Wedokane yo nyapo nggerung-nggerung… wong salah kok berlagak korban (emoji ngakak) ”
Sementara itu, akun @sitisyamsiah398 memberikan komentarnya terdengar halus, namun tetap mematikan:
“Nek wedokane ra gelem, ra mungkin lanangane ngladeni (emoji ngakak).
Rangkaian komentar ini menguatkan satu pandangan publik: kejadian tersebut bukan insiden sepihak, tetapi duet rela sama rela kebetulan ketahuan kamera warga.
Drama Baru, Sindiran Baru
Kasus ini menambah panjang daftar drama birokrasi viral di Magetan.
Namun di sisi lain, netizen justru tampak menikmati “episode” terbaru ini lengkap dengan satire, pedas, sampai komentar bikin ngakak sambil geleng-geleng.
Kepala Dikpora Suwata Enggan Berkomentar, Bola Dilempar ke Oknum ASN
Sementara itu, upaya redaksi saat itu hendak konfirmasi untuk meminta keterangan resmi dari Kepala Dikpora Magetan, Suwata, berakhir antiklimaks.
Alih-alih memberi klarifikasi, ia memilih enggan berkomentar dan meminta agar wartawan langsung menanyakan perkara tersebut kepada bersangkutan.
Sikap bungkam itu tentu saja menimbulkan tanda tanya baru:
ini masalah internal dinas, kok malah dilempar balik ke pelaku?
Bagi warganet, respons tersebut hanya menambah daftar keanehan dalam kasus sudah terlanjur viral ini.
