Connect with us

SKI News

Hargo Dumilah Group Normalkan Prokes dalam Pengelolaan Bisnis Wisata di Masa Pandemi

Published

on

Direktur HDG Hariyanto ( kanan) mendapingi kunjungan Bupati Banyumas, Ahmad Husein, untuk study banding pengelolaan bisnis wisata ditengah pandemi (03/01/2020).

Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Tidak dipungkiri pandemi COVID-19 selama tahun 2020, melumpuhkan semua sektor perekonomian, tidak terkecuali bidang usaha wisata.

Meski begitu, CV Hargo Dumilah Group ( HDG) terus berusaha untuk tetap bergeliat menggerakan mesin pariwisata yang dikelolanya.

Usaha wisata yang selama ini ditangani oleh HDG diantaranya wisata kuliner dan kolam renang Hargodumilah di Ngrambe, wisata alam Srambang Pangawi di Kecamatan Jogorogo, wisata alam taman Suwono Indah Park kecamatan Widodaren, serta wisata edukasi dan histori monumen Suryo Kedunggalar, kesemuanya menyesuaikan tatanan hidup baru dengan penerapan standar protokol kesehatan.

“Mengingat pandemi COVID-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir, sedangkan perekonomian harus pulih, maka sektor bisnis ini harus tetap berlangsung, sehingga yang perlu dilakukan adalah mengaktifkan kembali usaha wisata dengan menyesuaikan tatanan hidup baru yaitu dengan tetap mematuhi prokes,” kata Hariyanto, Direktur HDG di Srambang Jogorogo saat mendampingi Bupati Banyumas Achmad Husein pada agenda study banding wisata Srambang Park ( 03/01/2021).

Banyak persyaratan prokes yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha wisata, seperti memperbanyak fasilitas cuci tangan,   tempat duduk berjaga jarak, fasilitas untuk menghindari kerumunan, pintu keluar dan pintu masuk, adalah hal yang kini harus dipenuhi disetiap usaha pariwisata.

 Namun bagi Hariyanto hal tersebut bukan menjadi halangan untuk tetap menghidupkan bisnis wisata”Dengan semua prosedur prokes yang dilaksanakan, maka pelaku usaha wisata optimis, usahanya di tahun 2021 dapat lebih baik,” pungkas Hatiyanto.

Jurnalis:  Ahmad Hakimi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *