Connect with us

SKI News

Poster Pilkades Beredar di Medsos, Ini Tanggapan Ketua DPRD Magetan

Published

on

Sujatno ketua DPRD Kabupaten Magetan . Foto: Cahyo Nugroho

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Banyaknya poster Pemilihan kepala desa (Pilkades) di kabupaten Magetan, Jawa Timur yang tersebar di media sosial (Medsos) dinilai sangat membantu dalam menjaga kondusifitas pemilihan desa yang akan digelar pada tanggal (27/11/2019).

Sujatno ketua DPRD Kabupaten Magetan sangat mendukung adanya poster pilkades yang beredar disejumlah media sosial.

Seperti salah satu  contoh dengan  isi tulisan “Ojo Pecah Lan Ojo Bubrah Amargo Pilihan Lurah Ura perlu plerak Plerok Opo Maneh Sampe Padu karo tonggo lan Dulur. Amargo Mbesuk Yen Nduwe Gawe Seng Rewang, Seng Jagong, Seng Adang, Seng Ater-Ater, Seng Ngudeng Jenang Kuwi Dulur Lan Tonggomu Duduk Jagomu”.

menurut Sujatno  poster pilkades yang beredar di media sosial seperti Facebook, Group WhatsApp maupun instagram  itu sangat bagus, karena merupakan salah satu bentuk sosialisasi untuk saling mengingatkan.”Yang jelas poster himbuan pilkades tersebut  dalam artian untuk menjaga kedamaian dan ketentraman dalam pemilihan kepala desa nanti,”ujar Sujatno Ketua DPRD Kabupaten Magetan kepada jurnalis suara kumandang.

Dia juga mengatakan, bahwa apa yang dilakukan  melalui media sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat maupun organisasi masyarakat dalam menjaga pemilihan kepala desa nanti tetap damai dan berjalan dengan lancar.

Sujatno juga menghimbau kepada masyarakat Magetan agar ikut membantu Polri dan TNI  menjaga jalannya pemilihan kepala desa secara serentak dan kondusif, lancar dan aman.

Masih kata Sujatno, dalam rangka pilkades masyarakat Magetan harus jaga kondusifitas dan memilih pemimpin-pemimpin terbaik diantara yang baik. “Sehingga nanti yang diharapkan oleh masyarakat,  kepala desa yang terpilih bisa amanah, menjalankan sesuai amanat undang-undang,” ucapnya.

Menanggapi masalah pengamanan pilkades Sujatno mengaku sudah melakukan koordinasi dengan forkompimda. “Kita bersama teman-teman forkopimda akan melakukan pemantauan secara langsung sesuai jadwal yang telah kita buat sehingga pilkades berjalan secara aman , lancar, tertib, kondusif, diperoleh Kepala desa yang kompeten,”paparnya.

Sementara itu, pemilihan kepala desa secara serentak akan dilaksanakan  pada tanggal 27 november 2019. Terdiri dari  184 desa dan sedangkan yang 18 desa melaksanakan pemilihan kepala desa dengan metode E-Voting.”Satu kecamatan diambil satu desa total desa yang melaksanakan pemilihan kepala desa dengan metode E-Voting berjumlah 18 desa,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.