SKI News
Polres Magetan Sikat Sabu 20 Gram & 3 Kg Bahan Peledak: Lebaran Harus Aman, No Drama

Pelaku hanya bisa tertunduk malu saat Erik Bangun Perkasa, Kapolres Magetan, menunjukkan barang bukti hasil kejahatan dalam konferensi pers. Polisi menegaskan komitmen tak ada ruang kompromi bagi pelaku kriminal di wilayah hukum Magetan. Bukti sudah di tangan, proses hukum jalan terus.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Jelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 dan sebelum digelarnya Operasi Ketupat, jajaran Polres Magetan auto gaspol.
Nggak ada mode santai, nggak ada tombol slow. Targetnya satu: Ramadhan aman, Lebaran nyaman, zero kriminalitas.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, speak up dengan nada tegas tapi elegan.
Pesannya clear: jangan coba-coba bikin onar di Bumi Mageti. Mulai dari perjudian, narkotika, sampai potensi gangguan kamtibmas lainnya, semua disikat tanpa ampun.
Dan ini bukan kaleng-kaleng. 20 Gram Sabu Diamankan, Nilainya Bikin Mikir
Jajaran berhasil mengamankan 20 gram sabu. Kalau satu gramnya tembus sekitar Rp1,8 juta, bisa dihitung sendiri nilainya. Bukan receh. Ini ancaman serius buat generasi muda.
“Ini bukan jumlah kecil. Ini yang bikin generasi kita jadi korban,” tegas Kapolres.
Pesannya tegas: narkoba bukan lifestyle. Ini alarm bahaya.
Nggak cuma narkoba. Kasus penggelapan mobil rental juga berhasil diungkap. Modusnya klasik tapi masih aja dipakai: sewa, lalu raib.
Satu unit Honda Brio kini diamankan sebagai barang bukti. Pelaku, Diproses.
Balap liar, Sudah lebih dulu dibubarkan. Jadi buat yang hobi ugal-ugalan di jalan, mending tahan gas. Jalan raya bukan sirkuit.
“Kalau Anggota Saya Main Narkoba, Laporkan!”
Ini momen yang bikin suasana mendadak hening tapi penuh respek.
AKBP Erik tanpa tedeng aling-aling menyatakan, kalau ada anggotanya siapapun, bahkan dirinya sendiri terindikasi pengguna atau pengedar narkoba, masyarakat diminta melapor.
“Tidak ada toleransi. Ini perintah langsung pimpinan. Kalau saya tidak tegas, silakan evaluasi saya.”
Straight to the point. No kompromi. No backup-backupan.
Nggak kalah bikin merinding, polisi juga mengamankan 3 kilogram bahan peledak sebelum sempat beredar.
Kalau sampai jatuh ke tangan yang salah Bisa jadi petasan ilegal, bisa juga lebih berbahaya dari itu.
“Belum diedarkan sudah kita tangkap. Ini bentuk langkah proaktif,” ujar Erik
Media Massa & Mahasiswa Diajak Jaga Magetan Tetap Adem
Menutup rangkaian kegiatan, Kapolres menyebut media sebagai representasi suara publik.
Kritik dan masukan disebut sebagai vitamin evaluasi, bukan ancaman.
Mahasiswa pun diapresiasi karena ikut menjaga kondusifitas Kabupaten Magetan tetap adem ayem menjelang Lebaran.
Acara sendiri dikemas hangat dan penuh kebersamaan.
Usai press rilis, dilanjutkan potong tumpeng dalam rangka Hari Pers Nasional, pengajian, hingga buka puasa bersama.
Hadir dalam kegiatan tersebut para insan media massa dan mahasiswa. Bukan sekadar seremoni, tapi simbol kolaborasi.
Intinya satu:
Magetan mau Lebaran tanpa gangguan. Polisi sudah pasang badan. Tinggal masyarakat ikut jaga bareng.
Jurnalis: Tim Redaksi
