SKI News
Pengasuh Ponpes Gontor K.H. Amal Fathullah Zarkasyi Wafat Usai Dirawat di RS Moewardi

Suasana rumah
Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO.Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, meninggal dunia pada Sabtu (3/1/2026) siang, setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Moewardi, Solo.
Almarhum wafat di usia 76 tahun. Sebelumnya, K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dirawat intensif akibat penyakit usus buntu yang dideritanya.
Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah disemayamkan di rumah duka di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor sebelum kemudian dibawa ke rumah pimpinan pondok.
Kedatangan jenazah di kawasan pondok disambut isak tangis keluarga, kerabat, serta ribuan santri.
Para santri yang telah menunggu sejak siang tampak berebut ingin mengangkat jenazah dari ambulans menuju rumah duka. Suasana haru menyelimuti lingkungan pesantren yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Rencananya, jenazah K.H. Amal Fathullah Zarkasyi akan dimakamkan pada Minggu (4/1/2026) pagi di kompleks pemakaman Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo.
Semasa hidupnya, K.H. Amal Fathullah Zarkasyi dikenal sebagai salah satu dari tiga pimpinan Pondok Modern Gontor.
Almarhum juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor periode 2014–2020.
Berbagai penghargaan pernah diraihnya, termasuk gelar Doktor Honoris Causa bidang Dirat Islami dari Fatoni University Thailand pada tahun 2017.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir melayat, salah satunya tokoh Muhammadiyah yang juga kerabat almarhum, Din Syamsuddin.
Menurut Din, almarhum merupakan sosok ulama cendekiawan sekaligus aktivis yang memiliki kontribusi besar bagi kemajuan pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia.
“Beliau sudah cukup lama sakit, dan kita berharap sakitnya itu menjadi penggugur dosa-dosanya. Almarhum adalah ulama cendekiawan yang aktif di banyak organisasi serta banyak berjasa bagi pesantren dan universitas, termasuk salah satu tokoh di balik terbitnya Undang-Undang Pesantren,” ujar Din Syamsuddin.
Hal senada disampaikan Hamid Fahmy Zarkasyi, Rektor UNIDA Gontor. Ia menyebut almarhum sebagai pimpinan pondok periode kelima yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan pesantren.
“Beliau sangat konsen pada penguatan pesantren dan universitas. Almarhum juga menjadi salah satu tokoh penting di balik lahirnya Undang-Undang Pesantren yang mengakui pesantren salafiyah dan ashliyah,” jelas Hamid.
Hingga Sabtu sore, jenazah K.H. Amal Fathullah Zarkasyi masih disemayamkan di rumah keprabon Pondok Modern Darussalam Gontor sebelum dimakamkan esok hari.
Jurnalis:Tim Redaksi.
