Mbah Sadikun Senang Setelah Rumahnya diperbaiki Oleh Pemerintah

MENYAPA:Suprawoto menyapa mbah Sadikun (kaos coklat) saat rumahnya akan diperbaiki pemerintah

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur akhirnya melakukan bedah rumah milik Sadikun (87) warga Desa Sempol, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Perbaikan rumah milik Sadikun karena dinilai sudah tak layak huni dan masuk Kategori Rumah Tak Layak Huni  (RTLH).

“Sekitar ada 6.000 sampai 7.000 rumah tak layak huni  di Kabupaten Magetan salah satunya rumah milik Sadikun ini. Kenapa kami dahulukan karena rumah milik Sadikun dinilai sangat parah dan harus segera diperbaiki,”ujar Suprawoto Bupati Magetan kepada wartawan, Sabtu,(26/01/2019).

Dijelaskan pula, pihak pemerintah baru bisa melakukan perbaikan rumah milik Sadikun karena membutuhkan waktu dua hari untuk menggambar rumah barunya,”Dari awal mbah Sadikun itu minta rumahnya menghadap ke utara sekarang dia minta lagi menghadap ke timur dan kita ikuti saja kemauannya. Lagian menghadap ketimur juga bagus karena akan mendapat sinar matahari dipagi hari,”kata Suprawoto.

“Secepatnya rumah mbah Sadikun ini akan selesai maksimal dua minggu rumahnya sudah jadi. Dana untuk perbaikan rumah ini sudah ada dari APBD,”tuturnya.

Suprawoto mengaku RTLH di kabupaten Magetan masih cukup banyak. Oleh sebab itu saya minta kepada dinas terkait untuk menyisir mana yang paling didahulukan.”Kalau memang bisa ditangani oleh pihak desa ya biar desa saja untuk menanganinya, kalau desa tidak mampu baru tingkat kabupaten yang akan melakukan perbaikan, sehingga kita bisa fokus untuk membagi RTLH  bisa segera  selesai tidak perlu bertahun-tahun,”terangnya.

“Sementara sesuai data yang kami peroleh rumah yang tidak huni di Kabupaten Magetan ada sekitar 6 ribu sampai 7 ribu,”terang Suprawoto.

Masih kata Suprawoto, setiap tahun target pemerintah untuk memperbaiki rumah yang tak layak huni berjumlah 1.000. Lanjutnya, akan tetapi pihak pemerintah akan mendahulukan rumah yang benar-benar yang sudah kondisi parah.”Seperti kondisi rumah Sadikun ini perlu didahlukan karena kondisinya sangat memprihatinkan,”jelas Suprawoto lagi.

kendala pertama dalam menjalankan program  perbaikan RTLH adalah jumlah APBD kabupaten Magetan sangat terbatas, selain itu , cara memilah untuk perbaikan RTLH masih menggunakan cara paket.”Nah mulai sekarang, dalam memilih rumah  RTLH harus dilakukan dan pilih secara benar, tidak seperti dulu memakai target perdesa,”jelas Suprawoto.

Mbah Sadikun mengaku senang rumahnya bisa diperbaiki, dan nanti ia tidak lagi harus tidur diluar rumah karena takut rumahnya ambruk.

Sementara itu dalam perbaikan rumah milik Sadikun selain pemerintah dibantu oleh pihak TNI, Polri dan Masyarakat sekitar.Selain dibantu memperbaiki rumah, Sadikun juga mendapat bantuan berupa alat tikar perlengkapan rumah tangga untuk kebutuhan memasak. Cahyo.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.