SKI News
Korban Bertambah, Kecelakaan di Kawedanan Magetan Tewaskan Tiga Orang

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas di Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Magetan, Jumat (24/1/2026) dini hari. Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan melukai empat lainnya.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (24/1/2026) dini hari.
Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut bertambah dari sebelumnya satu orang menjadi tiga orang.
Tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial AB (14), CD (20), dan EF (21), warga Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun.
Sementara empat korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan data sementara, total korban dalam kejadian ini berjumlah tujuh orang, terdiri dari tiga orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Informasi yang dihimpun Suarakumandang.com menyebutkan, para korban diduga merupakan penonton balap liar yang hendak berlangsung di lokasi kejadian. Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Kecelakaan bermula saat sebuah mobil pickup bermuatan sayur dengan nomor polisi AE 8029 SQ melaju dari arah timur menuju Pasar Plaosan untuk mengantar cabai dan sayuran.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi terkejut karena jalan dipenuhi kerumunan anak-anak dan remaja.
Kondisi jalan yang gelap, ditambah sejumlah sepeda motor yang tidak menyalakan lampu, membuat jarak pandang pengemudi sangat terbatas.
Upaya menghindar tidak membuahkan hasil lantaran sisi kanan dan kiri jalan dipenuhi orang, hingga akhirnya kendaraan tersebut menghantam sejumlah penonton.
Akibat kejadian itu, para korban tertabrak secara beruntun dan mengalami luka serius, di antaranya patah tulang dan cedera kepala.
Kasi Humas Polres Magetan, Iptu Indra, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan balap liar di jalan umum, karena membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Sementara itu, warga sekitar menyebutkan bahwa ruas jalan tersebut kerap dijadikan lokasi balap liar.
Warga berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli rutin, guna mencegah aksi balap liar dan menekan potensi kecelakaan serupa.
Jurnalis: Tim Redaksi.
