SKI News
Ibu Muda Meninggal dibunuh

Petugas menunjukan posisi pelaku menghabisi korban
Suarakumandang.com, BERITA NGAWI. Peristiwa pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Karang Banyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur .
Korban adalah Susanti (30) ditemukan meninggal mengenaskan penuh luka bacokan di tubuhnya. Kejadian terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Senin, (25/03/2019).
“Usai olah TKP, hasil sementara pelaku masuk melalui pintu belakang. Saat itu korban sedang menonton televisi bersama kedua anaknya yang masih berumur 4 dan 10 tahun. Pelaku masuk langsung menyerang korban,” ujar AKP Juwahir, Kapolsek Widodaren.
Saat ini petugas masih melakukan penyidikan di lapangan. ”Saat ini kita belum bisa memastikan motif di balik peristiwa ini,” jelas Juwahir.
“Saat kejadian, sang suami yang bernama Ichwan Sugianto pergi mancing dan anaknya yang berumur 10 tahun sempat kena senjata tajam namun anaknya hanya mengalami luka ringan. Dan korban meninggal setelah dibawa ke Rumah zsakit Dokter Soeroto, Ngawi,” katanya.
Sesuai keterangan dari polisi, pelaku menyerang korban di hadapan anaknya yang berumur 10 tahun. ”Mengetahui hal tersebut anak pertama berteriak minta tolong. Dudaan sementara korban dan pelaku sudah saling mengenal,” kata Juwahir.
“Korban mengalami luka bacokan pada pipi, hidung, dada, leher dan pinggang. Korban meninggal setelah mendapat pertolongan medis di RSUD dr. Soeroto Ngawi,” terang Juwahir.
Sementara sesuai keterangan dari Wahyudi kerabat korban, dua hari sebelumnya pelaku sudah berusaha membunuh korban. Namun aksinya sempat gagal karena diketahui anak korban.
“Yang saya tahu Malam Minggu itu sudah mau kejadian, tapi gagal keburu anaknya bangun dan dia kabur. Pelaku diduga masih tetangga. Lukanya cukup parah, diduga pelaku menggunakan senjata tajam. Ya kemungkinan hubungan gelap mungkin juga masalah lain,” kata Wahyudi saat di rumah sakit.
Diduga pelaku membunuh korban karena sebab cemburu. Namun saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif pembunuhan sadis tersebut.
Sementara saksi kunci ada pada anak korban yang berumur 10 tahun. Pasalnya, ia mengetahui ciri-ciri pelaku yang membunuh ibunya. Dari keterangan anak korban, polisi sudah mengantongi identitas pelaku yang diduga sebagai pelakunya.
Jurnalis: Ratno Utomo
