Connect with us

SKI News

Difitnah, Anggota DPRD Magetan Laporkan Akun FB Ke Polda Jatim

Published

on

Dari kananJoko Suyono didampingi pengacarnya Yun Suryotomo menunjukan surat laporan ke Polda Jatim

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Anggota DPRD Kabupaten Magetan Joko Suyono didampingi pengacara Yun Suryotomo dari kantor pengacara KNY Surabaya melaporkan akun facebook (FB) atas nama Andayani Sera (AS) ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur atas tuduhan pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, dan fitnah.

Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (14/11/2021) di Cafe Sepetak Jl Timor 27 Magetan, Joko menyampaikan bahwa dirinya pada 26 April 2021 lalu telah menyampaikan pengaduan atas akun AS kepada direskrim Polda Jatim.

Jokos Suyono mengatakan bahwa akun yang ditulis mengenai dirinya merupakan ujaran kebencian yang bermuatan fitnah.  Bahwa kebenarannya sangat disangkal. Dia merasa dirugikan nama baik pribadi dan keluarga. 

“Saya tidak anti kritik. Silakan kritik, masukan saya terima. Selagi disampaikan dengan cara yang beradab,”kata Joko.

Lebih lanjut, apa yang disampaikan melalui akun AS bukanlah kritik. Menurutnya,  karena menyerang sisi personal pribadi .

” Itu semua adalah fitnah,  agar masyarakat Magetan mengetahui kebenarannya, maka saya tidak akan tinggal diam,” tegas Joko lagi.

 Sementara itu Yun Suryotomo  selaku pengacara yang mendampingi kasus ini menyampaikan bahwa pihak Polda sudah melakukan pengumpulan bahan bukti keterangan (pulbaket) dan memeriksa para saksi.

 “Profiling terhadap akun tersebut telah dilakukan. Selanjutnya kepolisian akan meminta pendapat ahli IT, ahli bahasa, dan ahli pidana. Kita tunggu perkembangannya,” paparnya.

 Dalam hal ini, pihaknya sudah melaporkan kepada aparat kepolisian berharap  aparat mengungkap siapa sosok di balik akun tersebut.

“Kami percaya institusi kepolisian kita memiliki kemampuan yang cukup mumpuni untuk sekedar mengungkap akun abal-abal begini,” ucap Yun.

Diketahui bahwa akun facebook AS kerap mengunggah hal-hal provokatif dengan bahasa kasar yang menyerang individu. Dalam hal ini rata-rata yang kerap disebut adalah para pejabat dan tokoh publik di Magetan.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *