SKI News
Di Masa Pandemi COVID-19, Magetan Bangkit Petani Bangkit

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Di masa pandemi COVID-19 ini Magetan tidak boleh terlena meski pola hidup saat ini sudah berganti. Biasanya pola hidup dua tahun yang lalu tidak pernah menggunakan pelindung diri seperti memakai masker, cuci tangan sebelum masuk ruangan dan menjaga jarak.
Namun saat ini mau tidak mau masyarakat mematuhi anjuran Pemerintah untuk melindungi diri dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Bahkan untuk terhindar dari Virus COVID-19 Pemerintah menganjurkan masyarakat ikut vaksinasi.
Hari Gitoyo, Anggota Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menjelaskan bahwa Magetan Bangkit dan tumbuh di era pandemi COVID-19 merupakan upaya membangun dan menumbuhkan optimisme daerah dalam menghadapi masa pandemi COVID-19 dengan segala kendala dan keterbatasan, lebih lanjut, agar tidak hanya berhenti di narasi yang indah.
Menurutnya, optimis tentu masyarakat menunggu dan berharap segera ada langkah-langkah kongkrit yang dilakukan. Sebagai misal bagaimana dengan sektor pertanian di Kabupaten Magetan. Peran sektor pertanian sebagai penyelamat ekonomi daerah tak terduga.
“Harapan Kami ini harus menjadi trigger bagi pengambil kebijakan bahwa sektor pertanian masih strategis dan jangan mengabaikan penguatan pertanian meskipun di balik peran krusial pertanian itu terdapat masalah lain,” ungkapnya.
Dengan demikian meskipun di era Pandemi COVID-19 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengampu tetap berkomitmen untuk menjalankan program dan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan petani sekaligus menyelamatkan ekonomi daerah.
Diharapkan SKPD pengampu tetap bekerja ke lapangan setiap harinya untuk selalu hadir dan membantu petani, peternak serta masyarakat yang butuh dukungan di masa pandemi seperti saat ini.
Bantuan pupuk berkualitas dan murah, alat mesin pertanian, fasilitas dana KUR, asuransi pertanian dan pendampingan masif dilakukan.
Sekaligus bagaimana program dan kebijakan yang diambil mampu meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP).
Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Pingback: Di Masa Pandemi COVID-19, Magetan Bangkit Petani Bangkit - Kabar Magetan