Connect with us

SKI Kuliner

Berkah Ramadhan, Cumi-Cumi Bakar di Barat Magetan Laris Manis

Published

on

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Bulan suci ramadhan 2019, bulan penuh berkah memang benar dirasakan oleh semua kalangan masyarakat tak terkecuali pedagang takjil  cumi-cumi bakar di wilayah kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pemandangan menarik mulai pukul 16.00 WIB sampai jelang  buka puasa  di sepanjang jalan  Kelurahan Mangge dan Tebon kurang lebih 2 kilometer nampak dipenuhi pedagang takjil yang menyajikan aneka makanan khas.

Satu diantara pedagang ramai dikerumungi pembeli, begitu mendekat ternyata ada pedagang takjil yang menjual lain dari pada yang lain yakni cumi-cumi bakar.

Adalah Didik (35) warga Ngumpul, kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur sejak membuka usaha cumi-cumi bakar daganganya ludes terjual.

Awalnya dia mengaku, sebelum berjualan cumi-cumi bakar  dia berjualan sosis bakar dan hamburger. Ide berjualan cumi-cumi bakar ini berasal dari temannya yang ada di Surabaya.

“Alhamdulilah mas, dari hasil berjualan cumi-cumi bakar penghasilan kami lebih cepat ketimbang saya berjualan sosis bakar,”kata Didik.

Siska sedang menunggu pesananya

Dia juga mengatakan ini baru kali pertama dia berjualan cumi-cumi bakar dibulan ramadhan, “Awalnya saya takut mas kalau tidak laku, karena dari harga sendiri cumi-cumi bakar terbilang mahal ketimbang sosis bakar,”kata Didik. Kamsi,(09/05/2019).

Namun dengan tekad kuat  setelah mencoba buka  diawal bulan puasa, cumi-cumi bakar yang dibawa dari rumah sebanyak 7 sampai 10 kilogram habis terjual.

“Untuk harga cumi-cumi bakar mulai perekor ada yang Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, Rp 20 ribu dan Rp 25 ribu ,”paparnya.

Cumi-cumi bakar untuk menambah rasa sedap diberi sejumlah bumbu  seperti caos dan bumbu rempah-rempah lainnya. Tak hanya itu saja, untuk pelengkap rasa di dalam cumi-cumi, Didik menambah pentol baso supaya rasa cumi-cumi bakar semakin nikmat.

Seperti salah satu pembeli asal desa Kartoharjo Magetan yakni Siska, dia mengaku baru kali pertama melihat di wilayah Kecamatan Barat ada yang jualan cumi-cumi bakar. ”Selain saya suka cumi-cumi, saya pingin mencoba saja dan penasaran, karena selama ini yang saya tahu makan cumi-cumi di goreng biasa. Dan soal harga sangat terjangkau,”kata Siska saat membeli bersama anak dan suaminya.

Dia juga mengatakan, kalau beli cumi-cumi bakar ini untuk lauk berbuka puasa bersama keluarga dirumah. ”Ini saya beli 4 ekor yang harga perekor Rp 15 ribu,”kata Siska lagi. Sementara itu, Didik membuka usaha cumi-cumi bakar dibantu oleh keponakannya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.