SKI News
Akibat COVID 19, 40 Kereta Api Tidak Beroperasi

Suarakumandang.com,BERITA MADIUN. Perjalanan Kereta api (KA) yang melalui Daerah Operasi (DAOP) 7 Madiun kembali membatalkan dua perjalanan kereta api. Total keseluruhan ada 40 kereta api yang dibatalkan perjalanannya.
“21 April 2020 kita mulai batalkan perjalanan KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta dan Yogyakarta-Surabaya gubeng,”ujar Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko.
Jika dalam kondisi normal, KA Sancaka beroperasi empat kali sehari atau dua pulang Pergi (PP).
Dijelaskan pula, sejak 1-30 April, dua perjalanan KA nya sudah dibatalkan terlebih dahulu, dan sisanya di batalkan pada 21-30 April ini.
Sejak pemerintah pusat menetapkan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona atau COVID 19 di Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) telah mengurangi sejumlah perjalanan KA.
“Dengan pembatalan perjalanan kereta api tersebuti guna mendukung efektifitas imbauan pemerintah terkait pembatasan kegiatan di luar rumah dan larangan mudik pada saat lebaran,”terang Ixfan.
BACA: Kondisi Posko Pencegahan & Pengendalian COVID 19 di Kabupaten Magetan
Ixfan menjelaskan, beberapa waktu terakhir, sejak pemberlakuan keadaan darurat wabah bencana, dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah, jumlah penumpang KA terus mengalami penurunan.
“Bila sebelumnya dalam satu hari rata-rata penumpang naik turun di stasiun wilayah DAOP 7 Madiun sekitar 20 ribu, namun saat ini hanya berkisar 2 ribu saja,”paparnya.
Bahkan untuk memaksimalkan PSBB, pihak PT KAI juga memberlakukan hal tersebut kepada pekerja operasional PT KAI.
“Penumpang yang terlanjur memesan tiket pada tanggal tersebut, bisa dilakukan pembatalan secara online melalui aplikasi KAI Access, bea tiket dikembalikan 100% dan uang pembatalan akan dibayarkan dalam waktu 30-45 hari secara transfer,”jelas Ixfan lagi.
Total 40 perjalanan KA sudah tidak beroperasi. KA jarak jauh dan menengah menyisakan 3 KA yang masih operasi melewati Daop 7 Madiun, yakni KA Bima relasi Surabaya Gubeng-Gambir PP, KA Ranggajati relasi Cirebon-Jember PP, dan KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Ketapang PP.
BACA: Kecamatan Barat: Pemudik Dari Luar Kota Magetan Wajib Diisolasi Dibalai Desa
Sedangkan KA dari Daop 7 Madiun yang masih beroperasi ada satu yaitu KA Kahuripan, relasi Blitar -Kiaracondong PP. Sedangkan KA Lokal, baik KA Dhoho/Penataran maupun KRD Kertosono-Surabaya Gubeng dengan total sebanyak 28 perjalanan, saat ini masih beroperasi seperti biasa.
“Untuk KA yang masih operasi, tiket kami jual hanya 50% dari kapasitas tempat duduk, hal itu sesuai anjuran pemerintah terkait pembatasan jarak sosial,” pungkasnya.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.
