Connect with us

SKI News

Misi Kemanusiaan Berujung Dicegat, Relawan Asal Ponorogo Ditahan Militer Israel

Published

on

Saudara Kandung relawan saat ditemui wartawan di rumahnya.

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Kabar bikin dada sesak datang dari Ponorogo. Seorang warga asal Kecamatan Babadan, Ponorogo, Jawa Timur, dikabarkan ditahan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Palestina.

Ia adalah (53), relawan yang tergabung dalam rombongan Global Peace Convoy Indonesia. Informasi tersebut mencuat usai mengunggah kabar mengenai dua WNI yang diintersep di perairan internasional saat menuju Palestina menggunakan kapal Zefiro.

Tangis keluarga pun pecah. Adik kandung Herman, , tak kuasa menahan air mata saat ditemui wartawan di rumahnya di Desa Kertosari, Kecamatan Babadan, Kamis, 21/5/2026) siang.

Menurut Diyah, kakaknya bersama relawan lain berangkat murni membawa misi kemanusiaan untuk membantu warga Palestina.

Namun di tengah perjalanan, kapal yang mereka tumpangi dikabarkan dicegat pasukan Israel pada Selasa lalu.

“Harapan kami cuma satu, pemerintah Indonesia segera bertindak untuk membebaskan kakak saya dan relawan lainnya. Mereka berangkat bukan untuk perang, tapi misi kemanusiaan,” ujar Diyah sambil menahan tangis.

Keluarga semakin cemas setelah beredar berbagai video perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan di wilayah konflik.

Apalagi, sebelum komunikasi terputus, Herman sempat melakukan siaran langsung melalui Instagram.

Namun live tersebut berlangsung singkat tanpa suara sebelum akhirnya kontak hilang.

Relawan yang dikenal aktif di kegiatan sosial kemanusiaan itu ternyata bukan pertama kali berangkat ke Palestina. Diyah menyebut,

Herman sudah dua kali menjalankan misi kemanusiaan ke wilayah konflik tersebut, dan keberangkatan kali ini menjadi yang ketiga.

“Mas saya memang aktif di kegiatan kemanusiaan. Sebelumnya sudah dua kali ke Palestina,” tambahnya.

Saat ini keluarga hanya bisa berharap dan terus berdoa agar Herman Budianto bersama para relawan lainnya segera dibebaskan dan kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat.

Jurnalis: Tim redaksi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *