Connect with us

SKI News

Kasus Pembunuhan Ibu Muda Mulai Terungkap

Published

on

PRESS RELEASE:Petugas sedang menunjukan barang bukti yang digunakan pelaku saat menghabisi korban di ruang Makopolres Nagwi

Suarakumandang.com, BERITA NGAWI.Setelah polres Ngawi, Jawa TImur menangani kasus bunuh diri dengan menabrakan diri di rel  kereta api sekitar pukul 06.15 WIB, Rabu, (27/03/2019) lalu. Akhirnya menemui titik terang siapa pembunuh Susanti (30) yang meninggal karena mengalami bacokan sekitar pukul 23.00 WIB, Senin, (25/03/2019) lalu.

“Dari hasil penyelidikan sementara terduga kuat  pelaku pembunuh SS (31) adalah WK (42). Hingga kini pihak kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan nanti akan meminta keterangan dari sejumlah saksi,”ujar Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Kamis, (28/03/2019).

Dijelaskan pula, dari hasil penyelidikan sementara mengarah ke WK karena dua hari sebelumnya anak pertama korban mengetahui yang bersangkutan masuk rumah lewat pintu belakang.”Namun saat masuk tanpa sengaja terduga WK menginjak kaki putranya dan spontan terduga mengurungkan niatnya dan memilih kabur,”kata Pranatal

“Tak hanya itu saja, dua hari sebelum kejadian, saksi lain juga pernah mengetahui WK mengintip rumah korban sekitar pukul 19.WIB,”terang Pranatal.

Masih kata Pranatal, dugaan kuat mengarah ke WK karena dalam menangani kasus pembunuhan SS polisi berhasil menemukan dan mengamankan senjata tajam berupa celurit dari rumah WK saat penggerebekan.

“Namun saat digerebeg WK sudah kabur terlebih dahulu untuk menghindari kejaran polisi. Saat menemukan celurit di rumah WK kondisinya masih basah,”paparnya.

Lanjutnya, senjata tajam yang kita temukan di rumah WK kondisinya masih basah, kemungkinan selesai di cuci setelah digunakan membacok korban.

“Motif sementara dari peristiwa tersebut dugaan kuat disinyalir soal hubungan asmara antara SS dan WK yang sudah terjalin lama. Korban yang belakangan dianggap menjauh sehingga membuat pelaku marah hingga tega menganiaya korban hingga meninggal,”kata Pranatal.

Lanjut Pranatal, pelaku yang kebingungan, karena korbannya tewas akhirnya memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakan tubuhnya ke kereta api yang melintas

Sebelumnya telah diberitakan SS meninggal sesaat setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit dr Soeroto Ngawi.Dari hasil autopsi Korban mengalami luka bacokan 8 titik ditubuh korban. Sedangkan WK terduga pembunuh SS nekad bunuh diri  menabrakan di rel  kereta api di kilometer 217 tepatnya masuk wilayah  Dusun Ngrancang, Desa/Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Jurnalis: Ratno Utomo

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *