SKI News
Diduga Pria Pembunuh Ibu Muda Bunuh Diri Tabrak Kereta Api

Petugas saat menunjukan lokasi korban ditemukan di atas rel kereta api
Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Diduga korban bernama Wakidi (42) warga desa Sidolaju, keamatan Widodaren, Kabupetn Ngawi, Jawa Timur ditemukan meninggal dunia setelah menabrakan diri di rel kereta api.
Korban ditemukan dengan kondisi kepala dan tubuh terpisah ditemukan oleh warga di rel kereta api tepatnya di desa Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
”Awalnya sekitar pukul 06:15 WIB kami mendapat laporan dari petugas PJKA. Nah setelah dilakukan olah TKP petugas menemukan uang pecahan Rp 300 ribu dan KTP atas nama Wakidi Warga Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,”ujar AKP Muh Indra Nadjib Kasat Reskrim Polres Ngawi.
Selain itu ciri-ciri korban saat ditemukan kondisinya sangat mengenaskan dengan mengenakan celana pendek warna biru dan jaket hitam.
Santoni Petugas PT. Kai mengatakan saat ditemukan korban sudah meninggal dunia.”Kepalanya diatas rel dan badanya diurata rel. Soal disengaja atau tidak aya tidak tahu pasti karena baik masinis atau KA tidak ada laporan,”kata Santoni.
“Kalau soal dia adalah tersangka pembunuhan saya tidak athu pasti. Warga yang jelas korban atas nama Wakidi,”jelasnya.
Menurut informasi warga korban disebut-sebut sebagai pelaku pembunuhan ibu muda Susanti (30) warga Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi , Jawa Timur sekitar pukul 23.30 WIB, Senin, (25/03/2019) lalu.
Polisi masih belum memastikan informasi dari warga tersebut. Guna memastikan apakah korban benar pelaku penganiayaan, polisi langsung membawa jenasah korban ke rumah sakit umum dokter Soeroto Ngawi untuk dilakukan penyeledikan lebih lanjut.
”Kita harus menunggu bukti-bukti yang pas. Ini baru sebatas temuan indikasi masih kita belum memastikan, belum mengarah ke sana,”paparnya.
sebelumnya senin, (25/03/2019) lalu. warga desa Karangbanyu, kecamatanv Widodaren, Kabupaten Ngawi, digemparkan aksi pembunuhan sadis yang menimpa Susanti(30).I
ibu dua anak ini dibantai dengan senjata tajam oleh orang tak dikenal, saat korban terlelap tidur bersama dua anaknya yang berumur 10 tahun dan 4 tahun. Usai membunuh korbannya, pelaku langsung kabur.
Jurnalis: Ratno Utomo.
