SKI News
DLH Magetan Temukan Limbah SPPG Magetan 2 Ndoyo Diduga Cemari Lingkungan dan Irigasi Sawah

Petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten mendatangi lokasi SPPG Magetan 2 di Kelurahan Selosari, Selasa (26/5/2026), untuk melakukan pengecekan terkait dugaan limbah yang mencemari lingkungan dan saluran irigasi pertanian warga.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. SPPG Magetan 2 kembali menjadi sorotan setelah air limbahnya diduga mencemari lingkungan dan saluran irigasi pertanian warga di Kelurahan Selosari, Kabupaten Magetan.
Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) Kabupaten Magetan pun turun langsung melakukan pengecekan lapangan menyusul keluhan warga terkait kondisi air irigasi yang disebut keruh dan berbau dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala DLHP Kabupaten Magetan, Saifi Muclisoon, mengatakan hasil pengecekan sementara menunjukkan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di SPPG Magetan 2 masih belum berjalan sempurna.
Menurutnya, kondisi air pada chamber atau bak penampungan terakhir masih terlihat keruh dan menimbulkan bau sehingga perlu dilakukan penyempurnaan proses pengolahan limbah.
“IPAL yang terpasang prosesnya belum sempurna. Dari chamber terakhir masih keruh dan berbau,” ujar Saifi, Selasa (26/5/2026).
DLHP meminta pengelola SPPG Magetan 2 segera melakukan perbaikan sistem pengolahan limbah agar air buangan yang keluar benar-benar aman dan layak dibuang ke lingkungan.
“Perlu dilakukan perbaikan sistem dan penyempurnaan proses pengolahan limbah, sehingga hasil akhirnya tidak keruh, tidak berbau, dan aman dibuang ke lingkungan,” lanjutnya.
Meski demikian, DLHP menegaskan pengawasan lingkungan tidak hanya dilakukan terhadap SPPG saja.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap berbagai sumber limbah lain seperti usaha tahu, tempe, hingga peternakan ayam.
DLHP juga meminta masyarakat aktif melapor apabila menemukan dugaan pencemaran lingkungan di wilayah masing-masing.
“Kalau ada persoalan lingkungan silakan disampaikan ke Satgas atau DLH. Semua akan kami cek,” tambahnya.
Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi saluran irigasi pertanian yang diduga tercemar limbah selama beberapa pekan terakhir. Keluhan itu kemudian memicu pengecekan dari pemerintah daerah bersama DLHP Magetan.
Kini warga berharap perbaikan IPAL di SPPG Magetan 2 tidak hanya berhenti pada evaluasi semata.
Sebab bagi warga, persoalan limbah bukan sekadar soal bau menyengat, tetapi juga menyangkut kesehatan lingkungan dan keberlangsungan pertanian mereka.
Jurnalis: Tim Redaksi
