Connect with us

SKI News

Update, Jumlah Mudik di Magetan Yang Diisolasi di Balai Desa/Kelurahan

Published

on

Ari Budi Santosa Kepala Posko Darurat Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Magetan

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Sebanyak 100 warga Magetan yang sudah diisolasi di masing-masing ruangan yang sudah disediakan oleh pemerintah desa/kelurahan. Jumlah pemudik yang diisolasi tersebut terhitung per tanggal 09-14 April 2020.

Ari Budi Santosa Kepala Posko Darurat Bencana Non Alam Covid-19 Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pihaknya setiap hari menerima laporan dari masing-masing relawan desa. ”Jika ada di salah satu desa di seluruh Kabupaten Magetan ada yang datang setiap hari kita masukan” ujar Ari kepada Jurnalis Suara Kumandang.

“Setiap desa kalau ada pemudik yang pulang kampung laporannya lewat media sosial WhatsApp, lalu kita masukkan ke dalam buku laporan, ”jelas Ari.

Dia juga mengatakan, kemungkinan minggu-minggu depan ini akan terjadi pembengkaan jumlah pemudik, lanjut Ari, namun pembengkakan jumlah pemudik tidak seperti tahun lalu, sebab jauh hari sebelumya pihak Pemerintah Kabupaten Magetan dan pemerintah desa sudah melakukan sosialisasi menghimbau bagi pemudik jangan pulang dulu sebelum Covid-19 atau Virus Corona ini selesai.

“Sementara dengan mekanisme bagi pemudik yang akan pulang kampung yaitu laporan dulu ke pihak RT, RW lalu Kepala Desa dan selanjutnya dilakukan isolasi di ruangan yang sudah disediakan oleh pihak desa,” terang Ari.

Namun dalam menangani pemudik lanjut Ari, pihak desa jangan terlalu kaku seperti perintah atasan kabupaten. ”Seumpama pemudik tidak mau diisolasi di Balai Desa mereka bisa menempati yang kebetulan pemudik punya rumah kosong bisa ditempati. Namun kita tetap lakukan pengawasan lewat masyarakat, RT, RW maupun relawan yang sudah dibentuk kepala desa selama 14 hari,” terangnya.

“Sedangkan untuk kebutuhan makan dan minum pemerintah tidak menyediakan anggaran tersebut. syukur kalau memang ada masyarakat yang mau gotong royong dengan swadaya sendiri untuk membelikan makanan maupun minum, kepada pemudik yang diisolasi,” paparnya.
Berikut jumlah pemudik yang diisolasi di Balai Desa per 09-14 April 2020

  1. Kecamatan Bendo, 4 orang
  2. Kecamatan Kawedanan, 31 orang
  3. Kecamatan Barat, 15 orang
  4. Kecamatan Panekan, 10 orang
  5. Kecamatan Poncol, 1 orang
  6. Kecamatan Kartoharjo, 2 orang
  7. Kecamatan Parang, 20 orang
  8. Kecamatan Ngariboyo, 12 orang
  9. Kecamatan Nguntoronadi, 2 orang
  10. Kecamatan Sidorejo, 3 orang

Jurnalis: Cahyo Nugroho.