Connect with us

SKI News

Rapat Paripurna, DPRD Magetan Fokuskan Pemulihan Ekonomi

Published

on

Saat rapat paripurna sedang berlangsung

Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar rapat paripurna dengan agenda tanggapan dan jawaban Bupati Magetan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas rancangan Perda tentang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 dan rancangan Perda tentang Kabupaten layak anak serta penjelasan Bupati terhadap Raperda tentang pertangungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2020. Rapat digelar digedung di DPRD Kabupaten Magetan, Jawa TImur, Rabu (19/05/2021).

“Hari ini Kabupaten Magetan menggelar paripurna membahas tiga agenda yaitu, jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap kabupaten layak anak lalu perubahan RPJMD 2018-2023,” ujar Sujatno Ketua DPRD kabupaten Magetan.

Lanjutnya, Sujatno juga mengatakan, selain tentang anggaran Kabupaten Magetan juga harus memberikan rasa nyaman kepada anak-anak, sehingga menjadi Kabupaten layak anak yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya dalam perkembangan anak-anak di Kabupaten Magetan. “karena anak-anak merupakan penerus bangsa,” paparnya.

Masih kata Sujatno, RPJMD Kabupaten Magetan tahun anggaran 2021 layak untuk dilakukan perubahan. Ditinjau dari situasi dan kondisi yang ada, RPJMD Magetan perlu penyesuaian dengan RPJMD Nasional, dan RPJMD Provinsi.

 “ Hal ini yang memang harus segera dilakukan untuk perubahan RPJMD agar selaras dengan provinsi dan nasional.” tegasnya.

Dijelaskan pula, terkait penyampaian laporan pertanggungjawaban terhadap pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten Magetan.

“ Jadi tadi sudah dipaparkan semua ringkasan-ringkasannya, yang menjadi fokus kami jumlahnya kurang lebih Rp 244 miliar, lalu belanja modal 87 persen,” terangnya di tengah forum.

Dari hasil yang didapat, tentu perekonomian harus didorong sehingga tahun depan akan lebih baik. Semuanya untuk kesejahterahan masyarakat, jadi fungsi kami mendorong bagaimana silpa menurun lalu menyerap anggaran belanja modal bisa maksimal. “ Ya syukur-syukur bisa 100 persen maksimalkan,” pungkasnya.

Dimasa pandemi COVID-19 ini yang diutamakan adalah masalah kesehatan, pemulihan ekonomi sehingga dapat  membantu kepada masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan dihadiri 28 anggota dewan hadir langsung, dan 17 anggota secara virtual.

Jurnalis: TT.