SKI News
Kecamatan Barat di Tahun 2021
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Wilayah Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur dalam 5 tahun terakhir ini wilayah kecamatan Barat mengalami tingkat perekonomian yang sangat pesat, apalagi sejak dibangunkanya trotoar kecamatan kota yang merupakan program pemerintah daerah dan digantinya nama stasiun Barat menjadi Stasiun Magetan per 1 Desember 2019 lalu.
Yok Sujarwadi Camat Barat menjelaskan bahwa pihaknya selama ini merencanakan untuk penataan kota. Menurutnya Kecamatan Barat harus disiapkan menjadi sebuah kota, mengingat Kecamatan Barat akan menjadi ramai setelah dibangunnya Stasiun Magetan. “Selama ini kami memikirkan sarana prasarana perkotaan di Barat terutama sektor perdagangan,” jelasnya.
Masih kata Yok, dari sekian banyak pengajuan pembangunan sudah banyak yang terealisasi antaranya tempat pengolahan sampah terpadu (3R), pembangunan ruang terbuka hijau atau taman Pancasila di Kelurahan Tebon, serta sebagian kecil pembangunan pasar hewan di Kelurahan Tebon.
Meski sudah cukup banyak yang terealisasi namun, masih banyak pula yang belum terealisasi antaranya Pasar Burung, pasar loak, lalu ada usulan pembangunan sarana prasarana olah raga terpadu yang rencananya akan dibangun lapangan sepak bola lengkap dengan track lari serta lapangan bola voli dan basket di Kelurahan Mangge.
“Barat memiliki potensi tinggi mengingat transaksi jual beli burung di Barat sangat tinggi serta jual beli onderdil sepeda bekas. Maka dari itu kami ingin membangun pasar burung dan loak,” ungkapnya.
Himbuhnya, terutama pasar loak, kenapa Yok bertekad untuk membangun pasar luak, sebab, di kabupaten Magetan yang terdapat pasar loak yang menjual onderdil sepeda ontel bekas hanya ada di kecamatan Barat, yakni di keluarahan Tebon.”Dan pasar loak tersebut merupakan pasar terbesar di Magetan,”imbuhnya.
“Lalu dengan dibangunnya sarana olah raga terpadu di Kelurahan Mangge, saya yakin selain untuk mengembangkan olah raga masyarakat, dapat meningkatkan perekonomian warga,” ujar Camat Barat Yok Sujarwadi.
BACA : Kecamatan Barat Akan dibangun Flyover dan Jalan Kabupaten Baru
Lanjut Yok, mengingat pertumbuhan ekonomi dan mobilitas penduduk Kecamatan Barat sangat tinggi pihaknya mengajukan pengusulan pembangunan jalan alternatif dari kelurahan Tebon menuju jalan Kanal di Desa Bogorejo untuk menghindari kemacetan yang terjadi di jalan perlintasan kereta api yang terdapat sebelah utara stasin Magetan.
“Pihak kami sudah merundingkan usulan ini dengan pihak terkait termasuk pemerintah desa Tebon dan Bogorejo. Dan tanah yang akan dibangun jalan sebagian besar milik desa dan terdapat 2 bidang milik perseorangan yang nantinya akan kami rundingkan perihal tersebut. Rencananya jalan alternatif ini kurang lebih sejauh 1,5 km,” terang Yok Sujarwadi.
Tak hanya itu pihaknya juga berencana akan menyiapkan lapak jual di belakang trotoar untuk pedagang karena biasanya Kecamatan Barat akan sangat ramai pada malam hari. Pihak Kecamatan Barat juga mengusulkan untuk dibangunnya sentra PKL dan UKM untuk menampung semua produk hasil UKM di Kecamatan Barat.
Yok Sujarwadi Camat Barat dalam hal ini sangat berharap agar usulan-usulan tersebut dapat disetujui oleh Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Kabupaten Magetan dan terealisasikan.
Tambahnya, apalagi dengan permintaan bupati Magetan terkait exit tol sudah masuk program pemerintah pusat.”Dalam kutip, artinya sudah disetujui, tidak menutup kemungkinan jika wilayah kecamatan Barat tidak segera dibenahi dari sekarang maka yang akan dikhawatirkan pertumbuhan perekonomian diwilayah kecamatan Barat yang begitu pesat tidak balance,”pungkasnya.
Jurnalis: Nuvreilla