SKI News

Saifullah Yusuf Fokus Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso Kediri, Sejumlah Daerah Berebut Jadi Tuan Rumah Muktamar

Published

on

Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes NU 2026, memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat persiapan di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Selasa (16/6/2026).

Suarakumandang.com, BERITA KEDIRI.  Hitung mundur menuju Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) resmi dimulai.

Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan agenda nasional yang akan berlangsung pada 20–22 Juni 2026.

Kesiapan itu terlihat saat ratusan anggota Banser mengikuti apel siaga dan rapat koordinasi terakhir pada Selasa (16/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengecekan akhir sebelum ribuan peserta dari berbagai daerah datang ke Ploso.

Munas dan Konbes NU kali ini dinilai memiliki peran strategis karena menjadi ruang konsolidasi organisasi sekaligus forum pembahasan berbagai persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Mulai dari penguatan kelembagaan, perkembangan teknologi digital, hingga pandangan keagamaan terkait aset digital dan kripto.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan PBNU kepada pesantrennya sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah, kami berupaya memaksimalkan seluruh persiapan sebagai bentuk khidmah kepada para ulama dan peserta. Kami berharap kegiatan ini berjalan aman, nyaman, lancar, dan membawa manfaat bagi umat,” ujar Gus Kautsar.

Menurutnya, sekitar seribu peserta diperkirakan hadir dalam forum tersebut. Mereka terdiri dari peserta resmi, tamu undangan, pengurus NU, serta para masyayikh dari berbagai daerah.

Ia berharap Munas dan Konbes tidak hanya menghasilkan keputusan strategis bagi organisasi, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara para ulama dan kader muda NU.

“Kami berharap terjadi pertemuan gagasan antara para sesepuh dan generasi muda sehingga ada kesinambungan ilmu, pengalaman, dan semangat perjuangan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Munas dan Konbes NU, Prof KH Mohammad Nuh, menjelaskan bahwa sejumlah usulan penting akan menjadi bahan pembahasan forum. Salah satunya terkait penguatan tata kelola organisasi serta berbagai persoalan keagamaan yang muncul seiring perkembangan zaman.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan panduan keagamaan terhadap berbagai fenomena baru di era digital.

“Berbagai perkembangan teknologi dan aset digital menjadi bagian dari persoalan yang perlu mendapatkan pandangan dan pembahasan para ulama,” jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Munas dan Konbes, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengungkapkan bahwa sejumlah daerah telah menyampaikan minat untuk menjadi tuan rumah Muktamar NU mendatang.

Beberapa daerah yang disebut antara lain Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, Sumatera Barat, serta sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur.

“Semua memiliki peluang yang sama. Nantinya mekanisme organisasi yang akan menentukan,” ujar Gus Ipul.

Meski dinamika menuju Muktamar mulai menjadi perhatian banyak pihak, Gus Ipul menegaskan fokus utamanya saat ini adalah memastikan Munas dan Konbes NU di Ploso berjalan sukses.

“Saya fokus menyukseskan kegiatan ini,” tegasnya.

Untuk mendukung kelancaran acara, unsur Banser dan Pagarnusa disiapkan membantu pengamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. PBNU juga masih melakukan koordinasi terkait sejumlah tamu undangan yang direncanakan hadir pada agenda penutupan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Munas dan Konbes NU di Ploso diharapkan mampu melahirkan berbagai keputusan strategis sekaligus memperkuat ukhuwah dan persatuan warga Nahdlatul Ulama dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.*..

Jurnalis: Pendi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version