SKI News
Kecelakaan Mobil Mahindra di Ngawi Hantam Kursi Beton lalu Serempet Truk Misterius
Mobil Mahindra bernomor polisi B-9436-XPY mengalami kerusakan pada bagian depan usai oleng, menghantam kursi beton, dan bersenggolan dengan kendaraan roda enam di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kamis (9/7/2026). Dua orang mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSI At-Tin Husada Ngawi.
Suarakumandang.com, BERITA NGAWI. Perjalanan dua pria asal luar daerah di jalur nasional Ngawi–Kedunggalar berakhir di rumah sakit setelah mobil Mahindra bernomor polisi B-9436-XPY yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar KM 13–14, tepatnya di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil Mahindra, merek kendaraan asal India, yang dikemudikan Agus Eko Sudiwaluyon (65) melaju dari arah barat menuju timur dengan membawa seorang penumpang, Kenny Lasamahu (50).
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah kendaraan roda enam (R6) yang identitasnya hingga kini belum diketahui.
“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengemudi mobil Mahindra diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga kendaraan oleng ke kanan, menghantam kursi beton, kemudian bagian belakang kiri mobil bersenggolan dengan bagian depan kiri kendaraan R6 yang melaju dari arah berlawanan,” ujar Iptu Agus Hariyanto.
Akibat benturan tersebut, mobil mengalami kerusakan cukup parah.
Dua orang di dalam kendaraan mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke RSI At-Tin Husada Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis serta menjalani visum.
Pengemudi, Agus Eko Sudiwaluyon, warga Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengalami memar di bagian dada dan nyeri bahu.
Sementara penumpangnya, Kenny Lasamahu, warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, mengalami luka robek pada bibir, gigi tanggal, serta mual. Keduanya dalam kondisi sadar saat mendapat penanganan medis.
Iptu Agus Hariyanto mengimbau para pengguna jalan agar selalu berkendara dengan hati-hati, menjaga konsentrasi, serta memperhatikan kondisi lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan.
“Keselamatan di jalan berawal dari kehati-hatian pengemudi. Jangan memaksakan berkendara apabila kondisi fisik maupun konsentrasi tidak optimal,” pungkasnya.*..
Jurnalis: Ahmad Hakimin.