SKI News
Ikan Dewa dilepas di Telaga Sarangan, Tapi Tidak Boleh dipancing
Kustini saat menlepaskan benih ikan dewa di telaga Sarangan
Suara Kumandang.com,BERITA MAGETAN. Acara Gebyar Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Jawa Timur tahun 2019 digelar di Taman Wisata Telaga Sarangan di Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Sabtu (20/07/2019).
Kustini Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan mengatakan semua organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan dapat menunjang daerah pariwisata salah satunya Telaga Sarangan sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan.
“OPD kami kebetulan peternakan dan perikanan untuk menunjang itu sangat luas, sisi perikananya kebetulan ditanggapi oleh pusat dan mendapat bibit ikan dewa sebanyak 15.000 ekor,”ujar Kustini.
Dia juga menjelaskan, selain bibit ikan dewa yang akan disebarkan mudah-mudahan dalam waktu dekat akan mendapatkan untuk induk ikan dewa.
Tambahnya, ketika ikan dewa sudah besar pihak Pemerintah kabupaten Magetan berharap tidak dipancing masyarakat untuk dimakan karena keberadaan ikan ini untuk menunjang pariwisata saja.
“Boleh dipancing tapi kalau sudah dapat harap untuk dikembalikan lagi demi pelestariaan ekosistem ikan dewa itu sendiri,”jelas Kustini.
Lanjut kustini, alasan lain dilarang dipancing karena upaya kita untuk mengembalikan marwah ikan dewa di telaga Sarangan serta menjaga kelestarian plasma nutfah perikanan.
Masih kata kustini , sementara itu pada sisi peternakannya pihak kami juga membuka Kampung Susu di lingkungan Singolangu Sarangan yang sudah dilaunching pagi tadi.
Dalam acara ini juga di ikuti oleh Bupati Magetan , dengan menaiki kapal speedboat 15000 bibit ikan dilepas ditengah Telaga Sarangan.
Sementara itu nampak sekali antusias para Wisatawan dan warga sekitar Telaga Sarangan yang turut andil dalam memeriahkan acara Gebyar Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Jawa Timur Tahun 2019 ini.
Seperti halnya salah satu pedagang makanan wisata Telaga Sarangan mengaku sangat senang dengan adanya acara ini, “ acaranya ramai dagangan saya laku banyak karena pengunjung nya sangat banyak,”pungkasnya.
Jurnalis : Erren Harris (Magang).