SKI News
Sekda Magetan Turun Tangan, Dugaan Limbah SPPG Cemari Irigasi Selosari Bakal Dicek
Sekda Magetan Welly Kristanto
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Dugaan pencemaran saluran irigasi pertanian di Kelurahan Selosari, Kabupaten Magetan, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Magetan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, memastikan akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi terkait dugaan limbah dari SPPG Ndoyo Magetan 2. Jumat, (22/5/2026).
Keluhan warga muncul setelah aliran air irigasi menuju area persawahan diduga tercemar.
Warga mengaku resah karena kondisi tersebut disebut telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
Salah seorang warga enggan disebutkan namanya mengatakan air irigasi mengalami perubahan sejak adanya aliran limbah dari aktivitas SPPG.
“Air dari SPPG diduga mencemari irigasi pertanian. Kalau dibiarkan terus, takutnya dampaknya makin parah,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar pencemaran tidak berdampak lebih luas terhadap lahan pertanian maupun lingkungan sekitar.
Upaya konfirmasi telah dilakukan jurnalis sebanyak dua kali kepada pihak pengelola SPPG.
Pada kunjungan pertama, jurnalis juga telah meninggalkan nomor WhatsApp untuk dihubungi kembali.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan maupun penjelasan resmi dari pihak pengelola.
Sementara itu, Eko, petugas keamanan SPPG, mengaku buku tamu dari jurnalis sudah disampaikan kepada pihak terkait.
“Buku tamu sudah saya berikan,” katanya singkat.
Menanggapi laporan warga tersebut, Sekda Magetan Welly Kristanto menegaskan pemerintah daerah akan mengecek langsung kondisi di lapangan untuk memastikan dugaan pencemaran tersebut.
Menurutnya, apabila terbukti terjadi pencemaran, maka pihak terkait akan diberikan peringatan sesuai aturan yang berlaku.
Jika pelanggaran masih berlanjut, pemerintah akan menindaklanjuti dengan sanksi lebih lanjut.
“Kalau memang terbukti ada pencemaran, tentu akan kami beri peringatan terlebih dahulu. Jika masih berlanjut, ada tindak lanjut sesuai aturan,” pungkasnya.
Jurnalis: Tim Redaksi.