SKI News
SDN Sepi Peminat, MIN 6 Ngawi Justru Diserbu, 140 Murid Baru Langsung Digembleng Jadi Generasi Peduli Lingkungan
Ratusan murid baru MIN 6 Ngawi memasuki lingkungan madrasah untuk mengikuti kegiatan Matamuda (Masa Ta’aruf Murid Madrasah), Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi peserta didik mengenal lingkungan sekolah, guru, budaya madrasah, serta membangun karakter berakhlak mulia dan peduli lingkungan. Foto: Suarakumandang.com
Suarakumandang.com, BERITA NGAWI. Di tengah fenomena sejumlah sekolah dasar negeri di Kabupaten Ngawi yang kesulitan mendapatkan peserta didik baru, MIN 6 Ngawi justru mencatat tren sebaliknya. Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama itu menerima 140 murid baru pada Tahun Ajaran 2026/2027 yang dibagi ke dalam lima rombongan belajar (rombel).
Untuk membantu proses adaptasi, MIN 6 Ngawi menggelar Matamuda (Masa Ta’aruf Murid Madrasah) selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi murid baru untuk mengenal lingkungan belajar, guru, teman, hingga budaya madrasah.
Kepala MIN 6 Ngawi, Ahmad Agus Afandi, mengatakan Matamuda merupakan transformasi dari program Matsama yang sebelumnya telah diterapkan di lingkungan madrasah.
Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Membentuk Generasi Ceria, Terampil, Berakhlak Mulia, dan Berwawasan Lingkungan.”
“Melalui Matamuda, kami ingin murid baru cepat beradaptasi dengan lingkungan madrasah sekaligus menanamkan karakter sejak hari pertama masuk sekolah,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para murid memperoleh berbagai materi, mulai dari sejarah madrasah, sistem pembelajaran, profil lulusan, hingga pengenalan nilai-nilai dan budaya madrasah.
Mereka juga dibekali edukasi tentang pola hidup sehat, kenyamanan belajar, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Ahmad Agus Afandi, pengenalan tersebut diharapkan mampu membangun motivasi murid agar memiliki semangat berprestasi seperti para seniornya, sekaligus menciptakan suasana belajar yang ramah, aman, dan menyenangkan.
Keberhasilan MIN 6 Ngawi menarik minat masyarakat dinilai menjadi sinyal bahwa madrasah semakin dipercaya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan bekal Matamuda, para murid baru diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, adaptif terhadap lingkungan belajar, serta siap menghadapi proses pendidikan di madrasah dengan penuh semangat.**.
Jurnalis: Ahmad Hakimin.