SKI News

Persemag Menyosong Liga 3 Jatim

Published

on

Pendaftaran persemag ke asprov PSSI Jatim tgl 21 Maret 2019

Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Pengurus Persatuan Sepak Bola Magetan (Persemag) melakukan selekasi pemain sepak bola guna mengikuti liga 3 Jawa Timur.

“Tanggal 21 Maret 2019 lalu kita sudah mendaftar ke Asosiasi Provinsi (asprov) PSSI Jawa Timur. Ini merupakan bentuk keseriusan Persemag ikut ke liga 3 jawa Timur,”ujar Suryono manager Tim Klub Persemag melalui Ahmad Setiawan sekretaris. Kamis,(28/03/2019).

Dijuga mengatakan, dalam pendaftran liga 3 Jatim pihak persemag sudah menyerahkan sejumlah persyaratan yakni fop A 1, A 2, dan A3  dan pelatih berlicensi Asian Football Confederation  (AFC) dan SK pengesahan dari Askab pengurus dari Askab Magetan.

“Untuk menghadapi liga 3 jatim kita sudah adakan latihan seminggu 3 kali yakni hari selasa, Kamis, dan Minggu dengan materi lokal,”ucap Ahmad Setiawan yang akrab disapa Werio.

Karena peraturan ikut liga 3 jatim harus dilatih pelatih berlicensi AFC maka pihak persemag akan mendatangkan pada bulan april. “Bulan april kita kontrak tanda tangan dengan pelatih dari Mojokerto jawa timur dan nanti sepenuhnya kita serahkan kepada Jamal Yastro pelatih berlicensi B-AFC,”kata Werio.

“alasan kenapa kita mengambil pelatih berlicensi AFC karena itu salah satu syarat bisa ikut di liga 3 jatim, sementara kita hanya mempunyai pelatih berlinsensi nasional yang kategorinya masih dibawah pelatih berlinsensi AFC,”paparnya.

Werio menjelaskan, dari seleksi awal pemain yang mengikuti berjumlah 198 calon pemain liga 3 jatim, seleksi terus dilakukan hingga mengambil 30 pemain sampai jumlah professional sebanyak 23 pemain usia 21.

“Jika saat pelatih saat menyeleksi dari 23 pemain ada 1 sampai 3 pemain yang tidak lolos maka bisa mengambil pemain senior dari luar Magetan. Semua itu tinggal kebutuhan, kalau memang dari 23 pemain sudah cukup kita tidak perlu mengambil dari luar,”terang Werio.

Sementara isu soal pemain yang diseleksi liga 3 Jatim adalah anak pejabat, suadara dan teman Wireo membantah keras jika itu tidak benar. “Disini kita tidak mengenal itu teman maupun anak tokoh dan  pejabat , kalau memang tidak lolos ya tidak lolos dalam seleksi ini. Sebab, itu nanti akan merugikan semua pihak mulai nama magetan, masyarakat , khususunya persepak bolaan di Indonesia,”tegasnya.

“Disini kita serahkan langsung pada pelatih yang sudah berlicensi AFC, kita percaya pada pak jamal yang sudah mempunyai pengalaman melatih sepak bola,”pungkasnya.

Jurnalis: Cahyo Nugroho

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version