SKI News
Perlintasan KA Bogorejo Makin Mendesak, Warga Minta Audiensi dengan Bupati Magetan
Petugas bersama pihak terkait melakukan penutupan perlintasan kereta api sebidang di wilayah Bogorejo, Kecamatan Barat. Langkah ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Warga Desa Bogorejo dan Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, terus mendorong pembangunan perlintasan kereta api baru.
Mereka menilai akses baru tersebut sudah sangat mendesak karena kondisi lalu lintas di jalur utama sebelah barat Stasiun Magetan semakin padat dan sering memicu antrean panjang.
Penutupan perlintasan sebidang di wilayah Bogorejo sendiri disebut tidak bisa ditawar lagi karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan sesuai aturan Undang-Undang Perkeretaapian.
Namun di sisi lain, warga berharap pemerintah kabupaten Magetan segera membangun perlintasan baru agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan tidak memutus akses penting warga.
Selain untuk mengurai kemacetan, pembangunan perlintasan baru juga dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Barat dan Maospati.
Terutama akses menuju sekitar 35 hektar area persawahan milik warga Bogorejo yang selama ini menjadi bagian penting ketahanan pangan masyarakat.
Warga khawatir jika akses ditutup tanpa solusi pengganti, aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen akan terganggu.
Selain itu aktivitas perekonomian warga sekitar juga ikut terganggu. karena kebanyakan mereka mengendarai sepeda motor lewat diperlintasan sebidang yang saat didebatkan.
Sekretaris Daerah Magetan, Welly Kristanto, mengatakan pihaknya telah menerima surat permohonan audiensi dari warga Desa Bogorejo, Kelurahan Tebon, serta pihak kecamatan untuk bertemu dengan Bupati Magetan.
“Surat permohonan audiensi sudah masuk, tetapi untuk jadwalnya kapan masih belum diketahui,” ujar Welly.Sabtu,(18/5/2026).
Kini warga berharap aspirasi mereka segera mendapat perhatian agar persoalan akses jalan, kemacetan, dan kepentingan pertanian warga bisa segera mendapatkan solusi.
Sementara itu, Suyitno, warga Desa Bogorejo, berharap pembangunan perlintasan baru bisa segera direalisasikan.
Menurutnya, akses tersebut sangat penting bagi para petani agar aktivitas menuju area persawahan tidak mengalami hambatan.
Ia mengaku selama ini akses ke sawah menjadi kebutuhan utama warga, terutama saat mengairi lahan pertanian maupun membawa hasil panen.
“Harapannya kalau ada perlintasan baru, petani jadi lebih mudah ke sawah dan tidak mengalami hambatan saat mengairi tanaman,” pungkasnya.
Jurnalis: Tim Redaksi.