SKI News
Operasi Ketupat Waspada, Polres Madiun Musnahkan Miras
Hal itu, tambahnya, pasca penetapan hasil Pemilu lalu, Polri bersama TNI dan unsur masyarakat lain berharap Operasi Ketupat Semeru dapat berjalan aman dan lancar. Apalagi dalam Operasi Ketupat 2019 Polda Jatim bersama jajaran, masuk dalam 11 Polda prioritas.
Menurutnya dalam Operasi Ketupat Semeru di Polres Madiun melibatkan sebanyak 500 lebih personil dari Polri, TNI, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Saka Bhayangkara, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, GP Ansor, dan lainnya. “Mereka ditempatkan sejumlah pos pantau utama hingga pembantu, menjadi titik perhatian dalam tahun ini gerbang tol,” ujar AKBP Ruruh Wicaksono lagi.
Usai Apel Gelar Pasukan, Kapolres Madiun bersama jajaran Forpimda, Ketua MUI, Ketua PC NU Kabupaten Madiun dan lainnya melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras). “Miras ini hasil Operasi Pekat Semeru 2019 lalu dan selama Ramadhan, diperoleh dari sejumlah penjual. Barang bukti miras hari dimusnahkan,” tandasnya.
Ketua MUI Kabupaten Madiun HM Shodiq melalui operasi dan diteruskan dengan pemusnahan miras dapat menekan peredaran miras. “Saya berharap operasi seperti itu secara kontinyu dilakukan, sebab miras dapat memicu sikap negatif terkadang menjurus tindak kriminal,” ujarnya.
Pemusnahan miras atau minuman beralkohol yaitu 1.746,5 liter Arak Jowo (Arjo), 25 botol anggur kolesom Cap Orang Tua 620 ml, 11 botol Vodka 350 ml, 5 botol Vodka 950 ml, 60 botol jamu akar Mahkota Dewa 150 ml dan 10 botol birbintang berisi Arjo 620 ml.
Jurnalis: Basuki