SKI News
Open House Sekolah Rakyat,Tambahan Dari Ponorogo
USAI PUKUL GONG: Bupati Madiun Hari Wuryanto, usai pukul gong disaksikan PlT Bupati Ponorogo Lisdyarita, Ka Dinsos Jatim Restu Novi Wildan dan lainnya, memberikan tepuk tangan.
Suarakumandang.com, BERITA MADIUN. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkenalkan Sekolah Rakyat (SR) kepada masyarakat melalui kegiatan “Open House Sekolah Rakyat, di Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun, Selasa (14/7/2026).
Dalam acara ini, turut melibatkan para orang tua tidak hanya dari Kabupaten Madiun saja. Tapi, ada juga anak dan orang tua dari Kabupaten Ponorogo dai jenjang SD, SMP dan SMA.
‘
Kegiatan ini menjadi langkah awal menjelang operasional sekolah berasrama gratis ditargetkan mulai berjalan akhir Juli 2026 nanti,” jelas Bupati Madiun Hari Wuryanto.
Progres pembangunan keseluruhan hari ini, tambahnya, mencapai 92% dan ditargetkan selesai akhir Juli nanti.
Soal jumlah murid dari masing-masing jenjang dengan kuota 90 anak, hanya jenjang SMP bisa dipenuhi.
Sisanya, SMA 85 anak dan SD paling minim baru 32 anak, ada penyebab minimnya mendaftar di jenjang SD SR ini.
“Mayoritas, orang tua belum rela atau tidak tega melepas sang anak di asrama. Tapi, saya yakin kuota itu terpenuhi, setelah Open House ini,” tandasnya.
Terpisah, Pelaksana Tugas (PlT) Bupati Ponorogo Lisdyarita menyatakan jumlah anak dititipkan di SR Kabupaten Madiun total berjumlah 76 anak.
“Mereka adalah anak gelombang 2, jenjang SD 16 anak, SMP 30 anak dan SMA 30 anak. Akibat keterbatasan tempat, mereka dititipkan ke SR di Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Soal pembangunan SR di Kabupaten Ponorogo direncanakan mulai Oktober 2026 nanti. “Jika pembangunan selesai, mereka segera dikembalikan,” ujarnya lagi.
Sedangkan, Kepala Dinas Sosial Propinsi Jatim Restu Novi Wildan menjelaskan keterlambatan pembangunan SR terjadi, tidak hanya di Kabupaten Madiun saja.
“Dari 18 pembangunan SR di Jatim, mayoritas diatas 91% dan semuanya ditargetkan siap beroperasi akhir Juli nanti,” ujarnya.
Proses penerimaan siswa masih berlangsung, adapun komposisi peserta didik di tiap daerah masih berpeluang berubah sesuai kebutuhan.*…
Jurnalis: .Agus Basuki.