SKI News

Nggak Perlu Kredit, Seorang Anak di Ponorogo Mampu Beli Motor Pakai Uang Koin

Published

on

MENGHITUNG.Dua petugas sedang menghitung uang koin didampingi Sunarto dan Fana putrinya di dealer sepeda motor di Ponorogo.

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Kata-kata dari pepatah yang mengatakan hemat pangkal kaya jika dilakukan dengan benar dan tekad kuat pastilah tercapai. Dan ini bukan isapan jempol saja.

Itu dibuktikan oleh seorang bocah perempuan yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 3.

Adalah Nafa Raulitas anak pertama dari pasangan Sunarto dan Sri Wahyuni warga Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun.

Dia rajin menabung dari menyisihkan uang jajan selama kurang lebih 5 tahun.

Nafa membeli sepeda motor cash menggunakan uang koin pecahan dan seribuan total jumlah Rp 20.400.000,-.

Untuk menghitung pecahan uang Rp 500 an dan Rp 1000 an butuh 8 petugas untuk menghitung uangnya. Kurang lebih memakan waktu 2 jam.

Nafa saat membeli sepeda motor didampingi kedua orang tuanya sambil membawa empat karung dan satu kardus berupa uang koin.

Halimah dan Eka sales counter mengatakan pihaknya sedikit mengalami kesusahan saat menghitung.

“Kejadian seperti ini sudah empat kali,” ujar Halimah.

Dikatakan bahwa pembeli sudah menabung sejak dari taman kanak-kanak sampai kelas 3 SD.

“Salut, hebat dan niat buat adiknya,” kata sales tersebut.

Sementara itu, Nafa mengaku sudah memiliki niat membeli sepeda motor sejak kecil.

Meski belum cukup umur namun sepeda motor ini nantinya akan digunakan oleh ayahnya untuk mengantar Nafa ke sekolah.

Sunarto menceritakan waktu sekolah di TK memberi uang saku Rp 2.000 yang Rp 500 untuk jajan sisanya Rp Rp 1.500 ditabung.

Begitu menginjak di bangku SD uang saku senilai Rp 5.000 yang Rp 2.000 buat jajan sisanya ditabung.

Lebaran selama 3 tahun Nafa juga mendapat uang saku dari saudara, tetangga langsung ditabung akan tetapi uangnya ditukar koin di toko maupun kantin sekolah.

Waktu terus berjalan, selama lima tahun terakhir tabungan itu terkumpul hingga penuh galon dan satu kardus.

Akan tetapi meski Nafa sudah bisa membeli sepeda motor, kedua orang tuanya menegaskan putrinya baru akan diperbolehkan menggunakan sepeda motor jika usianya cukup dan mengantongi surat izin mengemudi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version