SKI News
Hindari Gangguan Hujan, Puluhan Proyek Desa dikebut Memanfaatkan Musim Kemarau
Berburu waktu hindari hujan, proyek Talud Penahan Tanah ( TPT ) desa Rejomulyo_Karangjati, dikebut pengerjaanya.
Suarakumandang.com,BERITA NGAWI.Masifnya pembangunan infrastruktur desa selain karena dana desa yang tersalurkan semakin intens, juga banyak desa di Ngawi memanfaatkan faktor musim kering untuk mempercepat proyek desa.
Pengerjaan proyek Talud Penahan Tanah ( TPT ) misalnya, selain agar tidak terganggu potensi longsor dan banjir menghindari pembiayaan tak terduga akibat ganguan air menjadi alasan. Seperti halnya pembanguna proyek TPT Desa Rejomulyo Kecamtan Karangjati, pengerjaanya dipercepat dengan harapan sudah selesai sebelum musim penghujan tiba.
Sukamto, Pj Kepala setempat mengatakan bahwa pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) di Dusun Sumberan tengah dikebut sebelum datangnya musim penghujan, dikarenakan efektifitas pelaksanaan teknis pembangunan lebih menguntungkan sebelum kedatangan musim hujan.
Proyek senilai 180 juta untuk pengerjaan talud sepanjang 192 meter ini menggunakan anggran dana desa tahun 2019, diperuntukan meperkuat infrastruktur sarana jalan yang menghubungkan antar dusun serta penghubung areal permukiman dengan lahan pertanian setempat.
“Kenapa pengerjaan kita kebut saat musim kering seperti sekarang?, karena diharapkan nantinya pada saat musim penghujan datang, tidak lagi dikhawatirkan akan adanya longsor dan erosi apalagi jika proyek belum selesai, costnya bisa bertambah”. Kata Sukamto, Rabu,(23/09/2019).
Pembangunan talud di desa ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga, baik secara ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Desa Rejomulyo sendiri merupakan 1 dari 17 Desa di Kecematan Karangjati dengan jumlah penduduk total 3554 jiwa Dan 1482 KK. Terutama sektor pertanian padi seluas 172 hektar serta pertanian palawija seluas 23 hektar.
Jurnalis: Ahmad Hakimi.