SKI News
Diterjang Pandemi Virus Corona, Pasar Jadul Tawun dihentikan
Suarakumandang.com,BERITA NGAWI. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat penyebaran covid 19. Untuk menekan penyebaran covid 19 tersebut, aktivitas di sejumlah tempat wisata di Ngawi harus dihentikan dan ditutup.
Langkah penghentian event pasar jadul ini mendasar himbauan Pemerintah yang memberlakukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).
Seno, Kepala UPT alun-alun Ngawi, selaku penanggung jawab obyek wisata Tawun, mengatakan pasar Jadul yang digelar setiap ahad legi ini, ditiadakan hingga ada instruksi dari Bupati atau Kepala Dinas.
“Untuk sementara gaung pasar Jadul wisata Tawun akan dihentikan, dihitung mulai 16 maret hingga 29 april, selanjutnya menunggu instruksi dari bupati atau kepala dinas,” terang Seno.
Sejak mulai digelarnya pada pertengahan tahun lalu, pasar jadul wisata Tawun telah mampu menjadi event unggulan wisata sumber air di desa Tawun kecamatan Kasreman, Ngawi.
Keunikan yang disajikan mulai dari makanan dan barang yang dijajakan, alat pembayaran maupun kesenian yang dipentaskan, terbukti dapat menarik minat pengunjung.
Tidak hanya pengunjung lokal Ngawi saja, namun sudah dikenal oleh warga diluar Ngawi, sehingga saat ini bisa dikatakan pasar jadul di Tawun Ngawi, sudah menjadi ikonnya Ngawi.
Sementara itu sejumlah obyek wisata di Ngawi juga terlebihdahulu dilakukan pemutupan adalah benteng pendem, obyek wisata srambang dan kebun teh jamus.
Jurnalis: Ahmad Hakimi