SKI News
Dipenghujung Tahun 2019, Ketiga Kalinya Polisi Magetan Tangani Mayat Bayi
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Dalam satu tahun ini Polres Magetan, Jawa Timur telah menangani penemuan bayi dalam kondisi meninggal dunia. Sesuai data dari peliputan suara kumandang, pihak kepolisian Magetan telah menangani 3 kasus penemuan bayi dengan berjenis kelamin laki-laki semua.
Penemuan pertama terjadi pada hari senin (14/10/2019) lalu oleh warga Desa Jomblang, kecamatan Takeran. Warga sekitar dihebohkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki dipinggir jalan. Sedangkan penemuan bayi kedua yakni di Jalan Bali, Kelurahan Kepolrejo, kecamatan Magetan, lagi-lagi bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki disebelah utara Tempat Pemakaman Umum (TPU) kelurahan Selosari. Sekitar pukul 05.30 WIB minggu,(01/12/2019) lalu.
Sedangkan untuk yang ketiga kalinya di pengujung tahun 2019 Polres Magetan kembali menangani kasus penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di di kamar mandi putri, Pondok putri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Wayain Desa Sumber Agung, Kecamatan Plaosan.
Sesuai keterangan dari kepolisian Magetan mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh salah satu santri yang hendak mencuci dikamar mandi.
Baca ini: Magetan Kembali Dihebohkan Dengan Penemuan Bayi Laki-Laki
“Awalnya yang menemukan mayat bayi tersebut merasa curiga setelah melihat adanya darah disekitar ember depan pintu. Saat saksi akan menyingkirkan ember, ia dikagetkan didalam ember ada sosok bayi dalam kondisi sudah meninggal dunia,”jelas AKP Sukatni Kasatreskrim Polres Magetan.
Lanjut Sukatni, saat ditemukan oleh saksi, posisi bayi tertutup baju dalam ember. “Saat ini pihak kami belum dapat dimintai keterangan sebab kasus penemuan bayi tersebut masih dalam penyeldiikan,”kata Sukatni.
“Dan saat ini jenazah bayi dibawa ke kamar jenazah rumah sakit Sayidiman Magetan untuk dilakukan optopsi,”terang Sukatni.
Sementara itu, dalam kasus penemuan mayat bayi tersebut pihak Satreskrim Polres Magetan sudah mengantongi indetitas pelaku pembuangan bayi.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.