SKI News

Ambil Air Wudhu, Ibu di Ponorogo Malah Tercebur Sumur 15 Meter, Evakuasinya Bikin Deg-degan

Published

on

Petugas BPBD dan Damkar Ponorogo melakukan proses evakuasi seorang warga yang tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Selasa (23/6/2026)

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Niat hati hendak mengambil air untuk berwudhu, seorang ibu di Kabupaten Ponorogo justru mengalami musibah tak terduga.

Indanah (57), warga Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, tercebur ke dalam sumur sedalam sekitar 15 meter setelah diduga terpeleset saat menimba air, Selasa (23/6/2026).

Peristiwa yang sempat membuat warga sekitar panik itu terjadi di halaman rumah korban.

Menurut keterangan saksi, saat itu korban hendak mengambil air menggunakan timba secara manual seperti yang biasa dilakukannya setiap hari.

Diduga karena kondisi lantai yang licin, korban kehilangan keseimbangan saat menarik timba berisi air dan langsung terjatuh ke dasar sumur.

“Tahunya ada suara seperti barang jatuh. Lalu teman saya lari ke belakang rumah untuk memastikan. Setelah itu terdengar suara minta tolong dari dalam sumur,” ujar Fatima Aunatullah, salah satu saksi di lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan awal.

Mereka menurunkan tali serta memasang anak tangga ke dalam sumur agar korban dapat berpegangan sembari menunggu bantuan datang.

Tak lama berselang, petugas gabungan dari BPBD dan Damkar Ponorogo tiba di lokasi.

Mengingat kedalaman sumur mencapai sekitar 15 meter dan ruang gerak yang sangat terbatas, petugas memilih menggunakan metode vertical rescue untuk mengevakuasi korban.

Sebelum proses evakuasi dilakukan, petugas lebih dulu memasang alat penyedot gas ke dalam sumur guna memastikan kondisi udara tetap aman.

Tim juga terus berkomunikasi dengan korban untuk memastikan kesadarannya tetap terjaga.

Suasana evakuasi berlangsung menegangkan. Seorang petugas harus turun ke dasar sumur untuk memasang perlengkapan pengaman pada tubuh korban.

Setelah seluruh prosedur keselamatan dipastikan berjalan baik, korban kemudian ditarik ke atas secara perlahan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan korban berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup dan sadar.

“Korban terjatuh saat mengambil air wudhu dari sumur gali dengan kedalaman kurang lebih 15 meter. Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Meski selamat, korban mengalami hipotermia karena berada di dasar sumur selama hampir dua jam.

Setelah mendapat pertolongan pertama di lokasi, korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sumur, terutama saat menggunakan metode penimbaan manual yang memiliki risiko tergelincir maupun kehilangan keseimbangan.**

Jurnalis: Priyam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version