SKI News
Agus Pujiono Pilih Terjun Jadi Advokat, Ingin Keadilan Tak Lagi Sulit Dijangkau Masyarakat Lemah
Agus Pujiono.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Komitmen memperluas akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu menjadi pesan utama usai Agus Pujiono resmi dikukuhkan sebagai advokat.
Melalui layanan pro bono atau bantuan hukum gratis, ia diharapkan mampu menjadi jembatan bagi warga yang selama ini kesulitan memperoleh pendampingan hukum.
Harapan itu disampaikan Diana A.V. Sasa, promotor Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Agus Pujiono.
Menurutnya, sejak awal Agus memang didorong menempuh profesi advokat agar dapat mengabdikan ilmunya kepada masyarakat, terutama mereka yang tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk memperoleh pendampingan hukum.
“Masih banyak warga yang membutuhkan bantuan hukum, tetapi tidak memiliki kemampuan ekonomi. Karena itu, keberadaan advokat yang bersedia memberikan layanan pro bono sangat dibutuhkan,” ujar Diana.
Ia menilai profesi advokat bukan hanya soal beracara di ruang sidang, melainkan juga menjadi garda terdepan dalam membuka akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Diana juga menyoroti masih banyak persoalan hukum yang belum memperoleh penyelesaian maksimal. Salah satu yang menjadi perhatian ialah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap terkendala minimnya pendampingan hukum bagi korban.
“Selama ini masih banyak masyarakat kecil yang kesulitan mendapatkan pendampingan hukum. Bahkan ada sejumlah kasus, seperti KDRT, yang tidak pernah tuntas dengan berbagai alasan,” paparnya.
Karena itu, ia berharap Agus Pujiono maupun advokat baru lainnya mampu menjalankan profesinya secara profesional dengan tetap berpihak pada kebenaran serta menghadirkan layanan hukum yang mudah diakses masyarakat.
Ia juga berpesan agar profesi advokat dijalankan dengan hati nurani, bukan sekadar berpegang pada pasal-pasal hukum.
“Yang tak kalah penting, bekerjalah dengan hati. Sebab ketika pekerjaan dilakukan dengan hati yang tulus, setiap keputusan akan lebih bijaksana, setiap pelayanan akan lebih manusiawi, dan kehadiran kita akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.**
Jurnalis: Tim Redaksi