SKI News

252 KDMP di Ponorogo, Target Beroperasi Sebelum 17 Agustus

Published

on

Komandan Kodim 0802 Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Sebanyak 252 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah terbangun di Kabupaten Ponorogo dan ditargetkan mulai beroperasi sebelum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Komandan Kodim 0802 Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, mengatakan dari total 252 KDMP yang tersebar di 21 kecamatan, sebanyak 159 bangunan telah rampung 100 persen.

Saat ini, pemerintah tinggal menunggu distribusi perlengkapan operasional dari pemerintah pusat.

“Terkait isian di dalam KDMP, mulai dari meja hingga sarana dan prasarana lainnya masih menunggu dari pusat. Target kami sebelum 17 Agustus sudah diresmikan dan dioperasikan,” ujar Letkol Arh Farauk Saputra saat kegiatan coffee morning di Aula Kodim 0802 Ponorogo, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, kehadiran KDMP diharapkan mampu mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjadi penggerak ekonomi desa melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Tujuan kami adalah memajukan dan menyejahterakan masyarakat. Dengan begitu, perekonomian bisa tumbuh dan berkembang mulai dari pelosok hingga perkotaan,” katanya.

Meski pembangunan fisik telah berjalan signifikan, hingga kini belum ada satu pun KDMP di Ponorogo yang beroperasi. Namun, pihaknya optimistis sebagian besar koperasi akan mulai melayani masyarakat pada Agustus mendatang.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, KDMP juga akan menjadi pusat pemasaran berbagai produk unggulan desa, mulai dari hasil kerajinan, pertanian, hingga peternakan.

“KDMP akan menjadi tempat menampung hasil produksi masyarakat desa, seperti telur hasil peternakan. Nantinya produk tersebut bisa langsung dijual melalui koperasi tanpa harus melalui tengkulak,” jelasnya.

Sementara itu, untuk wilayah kelurahan, pembangunan KDMP baru terealisasi di dua lokasi. Adapun pembangunan 23 KDMP lainnya masih tertunda karena proses pembebasan lahan yang masih berlangsung di Pemerintah Kabupaten Ponorogo.***.

Jurnalis: Priyam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version