SKI News
Wayang Orang Bikin Pengukuhan PKB Magetan Pecah Tawa, Dua Cakil Jadi Hiburan
Pertunjukan wayang orang dengan Lakon Arjuno dan dua Cakil sukses menghibur tamu sebelum pengukuhan pengurus DPC dan DPAC PKB Kabupaten Magetan masa bakti 2026–2031 dimulai. Sajian seni budaya ini membuat suasana acara semakin meriah dan berhasil mencuri perhatian para undangan.
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Pengukuhan pengurus DPC dan DPAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan masa bakti 2026–2031 tampil berbeda.
Pertunjukan wayang orang dengan lakon Tari fragmen dua Cakil dan Arjuno sukses menghibur peserta hingga mengundang gelak tawa, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan berlangsung di Hotel Bukit Bintang, Magetan. Kesenian tradisional tersebut menjadi hiburan di tengah agenda pengukuhan pengurus partai.
Tiga pemain tampil membawakan adegan tarian. Gilang memerankan Arjuno, sedangkan Bintang dan Dewo memainkan tokoh Cakil.
Perpaduan gerak tari, karakter tokoh, serta adegan penuh kelucuan membuat suasana acara semakin meriah.
Ketua DPC PKB Magetan, Deny M.F. menyampaikan bahwa pertunjukan tersebut merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya tradisional.
Menurutnya, kesenian daerah perlu terus diberi ruang agar tetap hidup dan dikenal masyarakat, termasuk generasi muda.
Selain menghibur, lakon Bambang Cakil juga mengandung pesan tentang pertarungan antara kebaikan dan keburukan.
Dalam kisah pewayangan, Arjuno menghadapi Cakil hingga berujung pada kekalahan tokoh antagonis tersebut.
Anggota PAC PKB Kecamatan Barat, Andik, mengaku senang dengan pertunjukan tersebut.
Menurutnya, kehadiran wayang orang membuat pengukuhan pengurus partai terasa lebih menarik dan tidak monoton.
“Pertunjukannya menghibur dan menyenangkan. Kami bisa menikmati kesenian tradisional di sela-sela kegiatan pengukuhan,” ungkapnya.
Perpaduan agenda organisasi dan pertunjukan seni tradisional ini menjadi salah satu cara menghadirkan budaya di tengah kegiatan politik.
Wayang orang pun tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga memperoleh ruang untuk terus dikenal dan diapresiasi masyarakat.*..
Jurnalis: Tim Redaksi.