SKI News
UMKM Bedagung Panekan Go Digital, KKN-T UNESA Buka Jalan Pasar Lebih Lebar
Foto bersama usai kegiatan pendampingan digitalisasi UMKM Desa Bedagung. Mahasiswa KKN-T UNESA bersama pelaku UMKM berkomitmen mendorong usaha lokal makin melek digital dan menjangkau pasar lebih luas
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN . Pelaku UMKM Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, mulai didorong masuk ke ekosistem digital. Kelompok KKN-T Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memberikan pendampingan pemasaran online, mulai dari Google Maps, katalog digital, editing foto hingga pembuatan video promosi.
Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan visibilitas usaha melalui berbagai platform digital.
Pendampingan digitalisasi UMKM berlangsung pada 1–3 September 2026. Mahasiswa KKN-T UNESA membantu pelaku usaha melakukan pendaftaran serta pembaruan informasi lokasi usaha melalui Google Maps.
Langkah tersebut membuat lokasi UMKM lebih mudah ditemukan masyarakat maupun calon konsumen dari luar Desa Bedagung.
Sebelumnya, rangkaian program diawali workshop bertajuk “Pemberdayaan UMKM melalui Optimalisasi Pemasaran Digital” pada Senin (24/8/2026) di Desa Bedagung.
Dalam workshop tersebut, mahasiswa memberikan edukasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.
Peserta juga mendapat tutorial editing sederhana untuk membuat materi promosi lebih menarik.
Pelaku UMKM Desa Bedagung, Sarkum, menyambut antusias pendampingan tersebut.
“Terima kasih banyak kepada mahasiswa KKN UNESA 2026 telah memberikan bimbingan pelatihan digital marketing kepada kami para pelaku UMKM. Pelatihan ini sangat membantu. Dari awalnya tidak tahu cara memasarkan produk secara online, kini kami sudah paham dan bisa lebih dikenal luas,” ujarnya, Rabu (9/9/2026).
Menurut Sarkum, materi diberikan cukup lengkap, mulai dari editing foto produk, pembuatan Google Maps hingga katalog digital.
Pelaku UMKM lainnya, Sulastri, juga mengaku mendapat pengalaman baru dari pendampingan mahasiswa.
“Kemarin saya dibantu adik-adik KKN-T UNESA. Saya diajari cara membuat video untuk jualan, dibuatkan katalog produk, serta didaftarkan di Google Maps supaya warung saya lebih mudah ditemukan orang. Awalnya saya bingung karena belum terbiasa. Adik-adik sabar mengajari saya pelan-pelan sampai akhirnya saya bisa mengerti sendiri,” tuturnya.
Sulastri berharap keterampilan tersebut dapat terus digunakan setelah mahasiswa menyelesaikan program KKN.
“Semoga ilmunya terus saya pakai meskipun adik-adik nanti sudah tidak di sini lagi. Terima kasih banyak untuk adik-adik semua,” imbuhnya.
Selain Google Maps, mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan serta editing katalog produk. Pelaku UMKM diajak menyusun informasi produk secara lebih rapi, mulai jenis produk, harga hingga informasi usaha.
Pendampingan juga menyasar pembuatan konten video promosi. Mahasiswa mengenalkan teknik pengambilan gambar serta editing sederhana agar pelaku UMKM mampu membuat materi promosi secara mandiri.
Program KKN-T UNESA ini tidak berhenti pada pengenalan teknologi. Mahasiswa turut mendampingi praktik langsung agar pelaku UMKM terbiasa memanfaatkan media digital dalam aktivitas usaha.
Melalui Google Maps, katalog digital, media sosial dan video promosi, UMKM Desa Bedagung diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi produk sekaligus memperkenalkan potensi usaha lokal ke pasar lebih luas.**
Jurnalis: Tim Redaksi.