SKI News

Tambah Satu Lagi, Petugas KPPS Meninggal Dunia Diduga Kelelahan

Published

on

Suarakumandang.com,BERITA PONOROGO. Satu lagi petugas Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia diduga karena kelelahan.Jumat,(26/04/2019).

Sebelum meninggal dunia korban memang sering mengeluh capek karena harus bekerja lembur demi mengawal suara pemilu.

Adalah Tumiran  dia adalah petugas KPPS di TPS 22 desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Sebelum korban meninggal dunia, Sardi Siswoyo mengatakan kamis (25/04/2019) dini hari sempat meminta ijin pulang awal karena sudah tidak kuat dengan pekerjaan yang memakan waktu berhari-hari.”Saat dia minta ijin masih proses penghitungan suara , Tumiran sudah mengeluh capek,”ujar Siswoyo ketua KPPS.

“Pak Tumirin bilang pada sat itu kalau istilahnya lelah akhirnya dia ijin pulang, pengerjaan di TPS yang mengerjakan temen temen sama saya ketua KPPS-nya,” kata Siswoyo.

Bahkan kami mendapat kabar sekitar pukul 06.00 WIB diketahui anaknya yang akan berangkat sekolah akan tetapi korban sudah kondisi lemas.”Mengetahui korban lemas akhirnya oleh pihak keluarga dibawa kerumah sakit Blembem, sesampai di rumah sakit Tumiran sudah tidak ada,”kata Siswoyo lagi.

Menurut keluarga sebelum menjadi anggota KPPS bahwa Tumiran terlihat sehat, meski sebelumnya memiliki riwayat sakit darah tinggi. Pihak keluarga menduga bahwa Tumiran meninggal karena kelelahan.

“Apalagi selama menjadi petugas KPPS korban bekerja selama enam hari dan nyaris tidak ada waktu untuk istirahat,”jelas Edi kerabat korban.

Dari data di KPUD Ponorogo, sampai hari ini tercatat 7 petugas KPPS di Ponorogo yang mengalami sakit dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit.  Sementara  satu petugas meninggal dunia.

Jurnalis: Cahyo Nugroho.

1 Comment

  1. Setiya Widayaka

    April 26, 2019 at 11:43 pm

    Innalilahi wa innailaihi roji’un. Semoga almarhumah Husnul khatimah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version