SKI News
Sunoto: Jadi Humas DPRD Magetan Asyik, Bisa Tambah Wawasan
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Adalah Sunoto dia bekerja sebagai kepala Sub Bagian dokumentasi Perpustakaan dan Kehumasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Rabu, (16/12/2020).
Pria yang tinggal dikawasan kecamatan Maospati bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sekretariat DPRD Magetan sudah 18 tahun, terhitung sejak tahun 2002 lalu. Sebelumnya bekerja di Departemen Penerangan yang saat ini sudah tidak ada sejak tahun 2002 lalu.
Pria yang selalu berpakaian sederhana ini kemudian pada tahun 2013 dilantik eselon 4 sebagai kepala Sub Bagian dokumentasi Perpustakaan dan Kehumasan DPRD Magetan.
Dia bekerja dibagian humas mempunyai peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas DPRD serta mengkomunikasikan kebijakan dan aktifitas DPRD melalui media massa.
Menurutnya media massa seperti media cetak, cyber dan media elektronik sangat penting bagi DPRD, sebeb, fungsi dari media adalah untuk menyebarkan kegiatan maupun kebjiakan pimpinan dan anggota DPRD guna diketahui khalayak public.
Sunoto menceritakan kenangan selama menjabat humas di DPRD Kabupaten Magetan merupakan pengabdian yang asyik dan enjoy.
Maka dari itu tak heran jika pria single ini selalu akrab dengan wartawan di Magetan.”Saya akrab dengan mereka karena kita sama-sama membutuhkan,”ungkapnya.
“Yang jelas dari kami butuh mereka untuk publikasi aktitifitas DPRD seperti misal rapat paripurna serta kegiatan lainnya,”terangnya.
Sunoto mengaku, berteman dengan wartawan bisa menambah wawasan.“Saat jam istirahat kantor kami sering bertemu di kantin saling tukar wawasan terkait berita diluar,”paparnya.
“Intinya asyik bisa akrab dengan wartawan. Mereka sangat professional dalam menjalankan profesinya sebagai wartawan,”ucapnya.
Sunoto menceritakan, hal sangat yang menyenangkan yakni dimana bisa berkumpul dengan mereka pada saat liputan bareng di salah satu acara DPRD seperti rapat paripurna.
“Kalau pas liputan bareng saya juga merasakan apa yang mereka rasakan, jadi rasanya seperti menjadi wartawan yang selalu ingin tahu untuk dijadikan sebuah berita,”pungkasnya.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.