SKI News

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Empat Kali Munculkan Api, Warga Kembali Panik

Published

on

Warga melihat kondisi rumah dinas Puskesmas Ponorogo Selatan usai api berhasil dipadamkan, Senin (28/9) malam. Lokasi kebakaran masih dipasangi garis polisi.

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Rumah dinas Puskesmas Ponorogo Selatan kembali memunculkan api, Senin (28/9/2026) malam. Bangunan tersebut sebelumnya terbakar hebat pada Kamis dini hari (24/9/2026).

Rumah dinas itu selama ini dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan arsip serta alat kesehatan. Munculnya asap dan api kembali membuat warga sekitar panik.

“Tadi setelah magrib terlihat asap mengepul, kemudian muncul api,” kata Bu Agus, penjual kacamata sekaligus warga tinggal di depan rumah dinas, Senin (28/9/2026) malam.

Menurut Agus, kemunculan api di lokasi tersebut sudah terjadi empat kali pascakebakaran hebat pada Kamis dini hari. Namun, setiap kemunculan api masih dapat ditangani warga menggunakan peralatan seadanya.

“Ini sudah keempat kalinya setelah kebakaran dini hari lalu. Cuma apinya belum besar sudah dipadamkan warga,” tuturnya.

Kesaksian serupa disampaikan Rudi Suprapto. Ia mengatakan, setelah kebakaran menghanguskan dua bangunan rumah dinas, api kembali muncul hingga empat kali.

“Sudah empat kali muncul api. Untungnya warga cepat mengetahui dan langsung memadamkannya,” ujar Rudi.

Rudi menduga kemunculan api berkaitan dengan tumpukan kertas dan dokumen di dalam gudang.

Sisa bara dari kebakaran sebelumnya diduga kembali menyala saat terkena hembusan angin.

“Mungkin karena tumpukan kertas di dalam gudang masih banyak. Jadinya saat ada angin, api kembali muncul,” jelasnya.

Hingga Senin malam, warga maupun pihak Puskesmas Ponorogo Selatan belum melakukan pembersihan di area gudang serta rumah dinas tersebut. Lokasi masih dipasangi garis polisi.

Kondisi itu membuat warga memilih tidak mendekati bangunan, sekaligus menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.*.

Jurnalis: Priyam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version