SKI News
Razia Karaoke di Paruh Ramadan, Satpol PP & Damkar Magetan: Jangan Sampai Kecolongan
Petugas saat melakukan razia dengan mengecek pintu salah satu tempat karaoke di kawasan Ruko , Sabtu malam. (14/3/2026)
Suarakumandang.com, BERITA MAGETAN. Bulan suci sudah masuk paruh kedua. Tapi justru di momen inilah aparat mulai terlihat lebih rajin turun ke lapangan.
Jajaran bersama menggelar razia ke sejumlah tempat karaoke di wilayah termasuk di karaoke Di Grand Magetan (GM) Selosari.
Targetnya jelas: memastikan tidak ada tempat hiburan malam nekat buka saat warga sedang fokus menjalankan ibadah puasa.
Namun di sisi lain, razia terasa baru “ngebut” di pertengahan Ramadan ini juga bikin publik bertanya-tanya: pengawasan sebelumnya sudah seketat apa.
Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Magetan yang juga menjabat Plt. Kasatpol PP dan Damkar Andri Rahmat Hakim menegaskan razia tetap digelar meski Ramadan sudah lewat setengah jalan.
Menurutnya, langkah tersebut untuk memastikan aturan benar-benar dipatuhi dan tidak ada pelaku usaha mencoba main kucing-kucingan dengan petugas.
“Meski Ramadan sudah berjalan lebih dari separuh, kami tetap melakukan pengawasan dan razia agar tidak kecolongan serta sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Andri.
Ia menjelaskan, razia ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Magetan Nomor 400.8.1/3/403.012/2026 tentang panduan kegiatan masyarakat selama Ramadan 1447 H/2026 M di .
Dalam surat edaran tersebut, pemerintah daerah secara tegas melarang operasional Tempat Hiburan Malam (THM), termasuk karaoke, selama Ramadan berlangsung.
Di atas kertas aturannya simpel: karaoke tutup sementara.
Tapi di lapangan, ceritanya sering beda. Beberapa tempat hiburan diduga memilih “main aman”buka setengah tertutup, lampu diredupkan, atau beroperasi diam-diam.
Di titik ini publik berharap pengawasan tidak sekadar formalitas razia.
Sebab kalau aturan sudah tegas tapi pengawasan longgar, yang muncul bukan ketertiban, melainkan kesan pembiaran.
Satpol PP memastikan patroli akan terus berjalan hingga akhir Ramadan.
Para pemilik usaha hiburan juga diingatkan untuk tidak mencoba mengakali aturan.
Dalam razia digelar Sabtu (14/3/2026), petugas tidak menemukan tempat karaoke yang beroperasi.
Bahkan untuk memastikan benar-benar tutup, petugas mengecek langsung kondisi pintu masuk, mengintip melalui kaca, hingga memastikan kunci pintu terkunci.
Jurnalis: Cahyo Nugroho.