SKI News
Polres Magetan Dapat Bantuan 3 Unit Mobil
Bupati Magetan Suprawoto menyerahkan kunci kendaraan secara simbolis kepada Kapores Magetan
Suarakumandang.com,BERITA MAGETAN. Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten Magetan, Jawa Timur untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Diakhir tahun 2018 Polres Magetan mendapatkan tiga unit mobil. Dua unit mobil masing-masing mobil ambulan dan mobil patwal dari pemerintah kabupaten Magetan dan satu unit mobil pick up untuk operasional unit laka dari Polda Jawa Timur.
Masih kata Suprawoto, “Tadi pak Kapolres juga menyampaikan khususnya mobil ambulan nanti tidak hanya digunakan oleh unit laka saja, akan tetapi masyarakat yang membutuhkan bisa menggunakan mobil tersebut,”terang Suprawoto kepada suarakumandang.
”Kelengkapan medis mobil ambulan ini sudah standat. Terkait penanganan di lokasi tempat kejadian pihak Polisi sebelumnya sudah pasti melakukan koordinasi dengan pihak pukesmas setempat. Karena penanganan pertama sebelum dibawa ke pukesmas maupun rumah sakit petugas polisi sudah barang tentu sudah dibekali penanganan awal,”paparnya.
“Untuk teknologi alat medis menyicil dulu, sementara apa yang ada ini digunakan dulu nanti sambil berjalan kekurangannya menyusul,”kata Suprawoto.
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai menjelaskan bahwa mobil ambulan selama ini dianggap sangat penting dalam memberikan pelayanan. “Ambulan itu sangat signifikan. Bebarengan adanya penanganan di TKP laka lalu lintas kadang-kadang penanganannya masih tradisonal, korban diangkut ke mobil operasional unit laka terkadang diangkut mobil yang sedang lewat. Makanya dengan adanya mobil ambulan ini nanti kedepan bisa digunakan sesuai harapan kami,”kata Muhammad.
“Kalau ada mobil ambulan ini tentunya sudah dibekali para medis yang tahu soal menangani korban kecelakaan dan di dalam mobil ambulan tersebut juga dibekali peralatan medis. Contohnya dalam evakuasi korban lalu lintas kalau tidak tahu caranya pastinya akan membawa korban lebih parah. Makanya dengan adanya ambulan ini untuk menekan atau mengurangi korban yang lebih beresiko,”pungkasnya. Cahyo.