SKI News

Polisi & Wartawan Foging Dan Bagikan Ikan Cupang

Published

on

Ginanjar salah satu anggota komunitas peternak cupang sedang membagikan ikan cupang kepada warga

Suarakumandang.com, BERITA PONOROGO. Tekan angka pasien terjangkit wabah demam berdarah (DB)  akibat gigitan nyamuk aedes aegypti. Polisi bersama wartawan dan komunitas peternak cupang Ponorogo  melakukan foging dan membagikan ikan cupang.  Mereka berharap dengan pembagian ikan cupang populasi nyamuk bisa ditekan, apalagi cupang merupakan predator jentik nyamuk.

Dengan memakai dua alat foging sekaligus. Anggota kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara, langsung menyemprotkan obat berupa foging di sejumlah titik yang dianggap menjadi sarang nyamuk aedes aegypti.

Selain melakukan foging sejumlah wartawan bersama polisi dan peternak ikan cupang membagikan 300 ikan cupang secara cuma cuma kepada warga.

Mereka meminta agar ikan cupang segera dimasukan ke tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang dan tempat bertelur nyamuk. Sebab ikan cupang merupakan predator jentik jentik nyamuk. dalam sehari satu ikan cupang bisa memakan sedikitnya 40 jentik nyamuk.

AKP Edi Suyono Kasat Sabhara Polres Ponorogo menjelaskan bahwa upaya ini sengaja dilakukan demi memutus angka pasien demam berdarah. Apalagi saat ini Ponorogo menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur dengan angka kasus demam berdarah tertinggi. 

“Ikut berperan pencegahan demam berdarah, dimana Ponorogo saat ini terus bertambah angkanya, pada hari ini kita melakukan foging, selain melakukan foging kita membagikan ikan cupang kepada masyarakat,”jelas Suyono.

Sementara Ginanjar Anggota BRS mengkatan bahwa tujuan dari teman teman komunitas cupang untuk mengurangi tingkat penyebaran demam berdarah karena jentik nyamuk jadi makanan utama ikan cupang.

“ Dalam sehari satu ikan cupang bisa makan berapa jentik sekitar 20 sampai 50 jentik nyamuk, jadi  sangat efektif karena dengan dimakannya jentik jentik penyebaran demam berdarah bisa ditekan,”paparnya.

Ketua komunitas wartawan Ponorogo Nur Yasin mengaku bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata wartawan ponorogo dalam membantu pemerintah menekan angka pasien demam berdarah. ”Kegiatan ini juga rangkian hari pers nasionalke 76 yang jatuh tiap tanggal 9 februari,”pungkasnya.

Jurnalis: Tim.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version